Home / Headline / Bukti-Bukti Pendukung Dugaan Ijasah Palsu Mawardi Diserahkan Ke Mabes Polri

Bukti-Bukti Pendukung Dugaan Ijasah Palsu Mawardi Diserahkan Ke Mabes Polri

BP/IST
Syamsul Rizal dan Dua Alumni STM Pertambangan Palembang tahun 1977 saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri dibilangan Gambir Jakarta, Jumat (8/6).

Palembang, BP

Syamsul Rizal dan Dua Alumni STM Pertambangan Palembang tahun 1977 mendatangi Bareskrim Mabes Polri dibilangan Gambir Jakarta, Jumat (8/6).

Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan bukti-bukti pendukung adanya dugaan kejanggalan ijazah palsu milik Mawardi Yahya, sekaligus membuat laporan pengaduan atas adanya dugaan kejanggalan ijazah Cawagub Sumsel Mawardi Yahya.

Kedatangan Syamsul Rizal yang didampingi Syahril Anwar dan Helmansyah, dua alumni STM Pertambangan tahun 1977 ke Bareskrim Mabes Polri adalah untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo MPd di kantor Disdik Prov Sumsel beberapa hari sebelumnya.

Baca:  Tiga Kg Shabu Disimpan Dalam Bungkus Teh Cina

Dalam konferensi persnya didepan awak media Nasional di Jakarta, Jumat (8/6), Syamsul Rizal kembali mengungkapkan berbagai kejanggalan keabsahan ijazah Mawardi Yahya yang diketahui saat ini mengikuti kontestasi pilkada Gubernur Sumsel 2018.

“Saya memiliki banyak data, saya sekolah benar-benar. Tapi saya sangat benci ada yang sekolah benar-benar tapi ada yang tidak sekolah bayar Rp20 juta dapat ijazah,”tegas Syamsul Rizal.

Kemudian lanjutnya, Syamsul mendesak Mabes Polri untuk turun tangan mengungkap dugaan skandal ijazah palsu Mawardi Yahya dengan cara menyelidiki dugaan kejanggalan ijazah itu dengan dasar data-data yang dilampirkan dalam membuat laporan pengaduan itu.

BP/IST
Syamsul Rizal dan Dua Alumni STM Pertambangan Palembang tahun 1977 saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri dibilangan Gambir Jakarta, Jumat (8/6).

“Hari ini saya dan dua alumni yang telah membuat peryataan bahwa mereka yakin tidak mengenal mawardi yahya sebagai teman satu angkatan di STM Pertambangan Palembang. Dan juga atas laporan ke Mabes Polri ini kami mendesak agar Mabes Polri dapat mencabut laporan kami terdahulu ke Polda yang di SP3 kan pada 2004 yang saat ini tak ada kabarnya. Bagaimana mungkin, laporan belum diperiksa tapi sudah di SP3,”tegasnya.

Baca:  Kapolda Sidak Pasar

Syamsul memastikan kalau dia adalah pensiunan PT Pusri dan tidak ada kaitan dengan calon cawagub tersebut baik sebagai teman sekolah atau warga satu dusun, motivasinya adalah agar masyarakat Sumsel mendapatkan pemimpin yang berkualitas dan jujur.

“Oleh karena itu saya menghimbau, ayo bagi siswa STM Pertambangan Palembang pada tahun itu muncullah, bantu untuk mengungkapkan salah satu benarnya,”pungkasnya.
Sebelumnya Mawardi Yahya menilai hal tersebut sebagai bentuk pembunuhan karakter terhadap dirinya. Hal tersebut menurut mantan Bupati Ogan Ilir ini untuk melemahkan dirinya di mata masyarakat.“Kalau mau tahu tentang ijasah saya , silahkan ditanyakan ke Diknas Sumsel,” kata Mawardi.
Apalagi dirinya pernah dua kali kali menjadi Ketua DPRD OKI, dua kali menjadi Bupati Ogan Ilir dan ijasahnya selalu diverifikasi Diknas Sumsel.“Dan masyarakat Sumsel tidak bisa di bodohi lagi karena masyarakat Sumsel sudah cerdas, biarlah anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...