Home / Headline / Jembatan Ogan “Wihelmina Brug” Ditabrak Tongkang

Jembatan Ogan “Wihelmina Brug” Ditabrak Tongkang

BP/IST
Kondisi Jembatan Ogan yang menghubungkan Kecamatan SU I dan Kertapati usai di tabrak

Palembang, BP
Jembatan Ogan yang menghubungkan Kecamatan SU I dan Kertapati, ditutup tadi malam lantaran jembatan dengan pelengkung itu, sekitar pukul 16.30, Rabu (6/6) ditabrak kapal tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Jangkat.
Jembatan Ogan dibangun tahun 1939 dan Jembatan Ogan dulu disebut Wihelmina Brug (Jembatan Wihelmina) merujuk nama Ratu Belanda saat itu.
Akibatnya jembatan yang usianya lebih lebih tua dari Jembatan Ampera itu tiang penyangganya retak dan bergeser.
Sebelumnya, kapal tongkang BB1 tanpa muatan batu bara itu ditarik TB Jangkat dengan nakhoda Walmer Saragih. Berlayar dari arah Nilakandi Keramasan, menuju Jembatan Musi 2.
Diduga di luar kendali, tongkak menabrak bagian tengah tiang Jembatan Ogan yang berlokasi dekat Stasiun Kereta Api (KA) Kertapati tersebut.
Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman semalam mengatakan, jika jembatan Kertapati itu ditabrak oleh kapal tongkang yang melintas dibawah jembatan, tepatnya jembatan dari arah Nilakandi Keramasan ke arah jembatan Musi 2, sehingga mengakibatkan jembatan bergeser sejauh 2 cm.
“Info tersebut dari pak Suwarno teknisi jembatan Ampera. Sampai saat ini jembatan terpaksa kami tutup, karena masih diperiksa se jauh mana kerusakan akibat benturan tersebut,” katanya.
Sambung Andi, karena keterbatasan tenaga dan fasilitas penerangan dari ahlinya, maka belum bisa dilakukan pemeriksaan secara cepat.
Kasat Polair Polresta Palembang Kompol Yudo membenarkan , perihal pemeriksaan awak tongkang masing-masing kapten dan chief tengah diperiksa terkait insiden ini.” kapten dan
chiefnya sedang dilakukan pemeriksaan secara marathon,” katanya.
Suwarno, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Satker Metropolis Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Sumsel membenarkan adanya kejadian tersebut.

BP/IST
Kondisi Jembatan Ogan yang menghubungkan Kecamatan SU I dan Kertapati usai di tabrak dan kini ditutup.

”Jembatan bergeser hingga dua centimeter, sekarang kondisinya terpaksa ditutup,” katanya.
Pihaknya belum bisa memastikan seberapa jauh dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat tabrakan tersebut. “Karena keterbatasan tenaga dan fasilitas, kami belum bisa menganalisa dampak kerusakannya. Kemungkinan besok pagi (hari ini,red) kami akan turun untuk mengecek detail kondisi jembatan,” jelas Suwarno.
Menurut Suwarno, jembatan Ogan tersebut telah berusia lebih dari 90 tahun. Dibangun zaman Belanda, sekitar tahun 1923. Perbaikan dan perawatan jembatan sudah sesuai dengan prosedur, masih layak untuk digunakan. Terkait kejadian ini, pihaknya sudah melapor ke Polair untuk diproses.
“Tadi kaptennya sudah dimintai keterangan. Saya juga dimintai keterangan sebagai pelapor,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...