Home / Headline / DPRD Sumsel Sayangkan Jembatan Ogan Di Tabrak Tongkang

DPRD Sumsel Sayangkan Jembatan Ogan Di Tabrak Tongkang

BP/IST
Jembatan Ogan yang menghubungkan Kecamatan SU I dan Kertapati, ditutup tadi malam lantaran jembatan dengan pelengkung itu, sekitar pukul 16.30, Rabu (6/6) ditabrak kapal tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Jangkat

Palembang, BP

Jembatan Ogan yang menghubungkan Kecamatan SU I dan Kertapati, ditutup tadi malam lantaran jembatan dengan pelengkung itu, sekitar pukul 16.30, Rabu (6/6) ditabrak kapal tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Jangkat. Ditanggapi pihak DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Anggota DPRD Sumsel Dapil kota Palembang H Budiarto menyayangkan, adanya kejadian tersebut dan menilai pemerintah harus memandu kapal tongkang yang lewat di Sungai Musi dan Sungai Ogan , pemandu harus dari pihak terkait.

Baca:  DPRD Sumsel Kritisi Pipa Di Jalan MP Mangkunegara Dan Noerdin Panji

“Pemandu harus melaksanakan tugas dengan baik, , jika tidak ada pemandu bisa membahyakan dan mengganggu arus lalu lintas di Sungai, dengan kejadian ini berikan ya harus diberikan sangsi agar efek jera, karena jika Jembatan Ogan harus ditutup itu merugikan masyarakat, arus barang terganggu dan kecepatan mobil terganggu,” katanya, Kamis (7/6).
Selain itu menurutnya Jembatan sepanjang Sungai Musi juga harus di berikan pengaman atau vender agar aman.
“Dan lihat apa muatan kapal dan tongkang itu, dan perusahaan itu harus bertanggungjawab dengan tabrakan tersebut dan masalah ini harus di proses hukum oleh pihak terkait, jika bersalah maka perusahaan yang mengangkut itu harus dikenakan sangsi,” katanya.
Hal senada dikemukakan anggota DPRD Sumsel lainya Elianuddin HB meminta agar dibuat aturan jelas dan sangsi tegas terhadap pelanggaran ini.
Dia juga menyayangkan kenapa kejadian ini bisa terjadi berulang-ulang di kota Palembang.
“ Harusnya tongkang tongkang tidak boleh lewat di Jembatan dan Jembatan Ogan , mereka harus menggunakan kapal kecil, jika ada pelabuhan batubara dibuat di hilir jangan di buat di buat Hulu arah Kertapati, atau seperti di Mesir mereka membuat pagar di Jembatan yang roda berputar sehingga kapal yang lewat tidak menghantam tiang jembatan ,” katanya.
Dengan kejadian masalah harus di antisipasi pemerintah daerah dan pelakunya harus di proses hukum,” Pemkot Palembang harus tegas , apalagi kontribusi angkutan batubara melalui sungai dikota Palembang tidak ada,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Hari Ini, Sidang Pembatalan Pencalonan HDMY di Gelar di PTUN Palembang

Palembang, BP Hari ini, Selasa (17/7) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang menggelar persidangan gugatan No 39/G/2018/PTUN.PLG di PTUN Palembang ...