Home / Headline / Balai Arkeologi Teliti Temuan Sungai Musi di Museum SMB II

Balai Arkeologi Teliti Temuan Sungai Musi di Museum SMB II

BP/DUDY OSKANDAR
Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan dua orang arkeolognya, Retno Purwati dan Sondang M Siregar, untuk mendata dan meneliti barang-barang temuan Sungai Musi di Museum SMB II Palembang, Kamis (7/6).

Palembang, BP–Setelah Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh didampingi Kabid Cagar budaya dan permuseuman Abdul Gani, Kasi Permuseuman dan Bangunan Bersejarah Dinas Kebudayaan Kota setempat, Nyimas Ulfah Aryeni bersama Wanda Lesmana, Penggiat Budaya Dirjen Kebudayaan RI menemui salah satu penyelam tradisional Hendri Kumar di kawasan Keramasan Palembang, Selasa (6/3) lalu .
Disana rombongan mendapatkan banyak barang temuan dari Sungai Musi berupa piring, mangkong dari china , botol macam minuman yang dibuat masa kolonial , ada alat barter terbuat dari besi,, ada koin uang zaman dulu dan telah diamankan di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Akhirnya Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan dua orang arkeolognya, Retno Purwati dan Sondang M Siregar untuk mendata dan meneliti barang-barang temuan Sungai Musi tersebut.
Menurut Retno pendataan yang dilakukan pihaknya atas permintaan Dinas Kebudayaan Kota Palembang.
“Karena benda-benda ini akan jadi koleksi Museum SMB II, karena itu kita teliti, karena tidak semua barang-barang ini layak jadi koleksi Museum SMB II Palembang, diteliti dulu, “ katanya ketika ditemui di Museum SMB II Palembang, Kamis (7/6).
Menurutnya pendataan yang dilakukan hari ini dari pagi hingga sore.
Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Sudirman Teguh mengatakan sebagian barang-barang temuan Sungai Musi tersebut di pakai untuk melengkapi koleksi Museum SMB II.
“Kita juga tengah mencari barang-barang lain berkaitan dengan sejarah Kesultanan Palembang Darusalam , dan rencana kita kedepan kita fokus untuk museum SMB II harus menampilkan sejarah Kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam mulai dari Keraton Kuto Gawang hingga masa kolonial Belanda di Palembang, supaya masyarakat ke Museum SMB II bisa mendapatkan gambaran kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.
Sementara pihaknya, ingin untuk Museum Balaputra lebih fokus menampilkan koleksi yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya saja.
“Kita juga ingin mencari maket untuk menambah koleksi museum SMB II , maket perahu kajang sebagai alat transportasi tradisional dulu yang berdampak ekonomi dan kita juga sedang mencari maket miniatur Perahu atau kapal Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kawan Lamo Peduli Lombok, Tetap Jalan Hingga Pasca Musibah

Palembang, BP Dimalam pembukaan Asian Games “Kawan Lamo Peduli Lombok” tetap melakukan gala musik amal yang kini donasinya telah mencapai ...