Home / Headline / Gaji Dibayar, Sriwijaya FC Fokus Lawan Barito

Gaji Dibayar, Sriwijaya FC Fokus Lawan Barito

Palembang, BP–Setelah gaji pemain sempat terlambat selama 20 hari dan kini sudah dibayar lunas, Hamka Hamzah dan kawan-kawan mulai konsentrasi menghadapi Barito Putera dalam laga lanjutan Liga 1, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (8/6) malam. Tim rencananya bertolak dari Palembang pukul 05.00, Kamis (7/6).

Dikatakan Manajer Pengelola Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Robby Omar, Rabu (6/6), gaji pemain April sudah ditransfer ke rekening masing-masing pemain.

“Tadi kita transfer pukul 13.00 (Rabu-red), jadi tidak ada tunggakan gaji,” ucapnya.

Sementara untuk gaji bulan Mei belum jatuh tempo. Pemain biasanya menerima gaji setiap tanggal 10 setiap bulannya. Kendati demikian, manajemen mulai mengurus proses pencairan dana dari sponsor.

Baca:  Menebus Kekalahan dan Kesalahan

Setelah gaji diterima, pemain mulai melakukan kewajibannya, melakukan persiapan melawan Barito Putera. Tim bahkan mulai bertolak ke Banjarmasin pagi ini.

Jelang pertandingan, Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengatakan, satu modal penting untuk melawan Barito Putera yakni motivasi dari pemain.

“Saya hanya membutuhkan satu motivasi ekstra dari para pemain untuk menghadapi Barito,” tegasnya.

Bermain dengan penuh semangat, bisa menjadi kunci dari Laskar Wong Kito untuk dapat mencuri poin dari tim berjuluk Laskar Antasari ini. Terlebih, tim besutan Jeksen F Thiago belum sekalipun kalah dari enam pertandingan di kandang.

Baca:  Nasrun Umar Jadi Manajer SFC

“Secara taktik kami sudah siap melawan Barito Putera. Kita harapkan, pemain dapat bermain dengan motivasi yang besar dan mampu menyelesaikan peluang yang tercipta,” katanya.

Melihat beberapa laga terakhir, anak asuhnya selalu mampu mengontrol permainan. SFC meski bermain di kandang ataupun tandang selalu mampu tampil menekan, tapi hasil akhir bisa berbeda. SFC kalah 0-1 dari Perseru Serui dan PSMS Medan, bukti jika penguasaan bola belumlah cukup.

“Lawan PSMS Medan, Perseru Serui apalagi. Kami main setengah lapangan, tapi kalah karena gol bunuh diri. Hal seperti ini yang harus segera dibenahi,” jelasnya.

Baca:  Sepakat Bubarkan SFC

Pertahanan tak lepas dari sorotan pelatih. Di laga sebelumnya melawan Persela Lamongan, SFC kecolongan satu gol meski skor akhir 5-1 untuk kemenangan SFC.

Kebocoran dari pos kanan karena Marcho Sandy Maraudje maju membantu serangan. Ini menjadi tugas gelandang bertahan untuk menutup pos yang ditinggalkan.

Zulfiandi, Yu Hyun Koo, Ichsan Kurniawan atau Syahrian Abimanyu, harus cepat merespons saat melihat kedua bek sayap membantu serangan. Pemain yang mengisi posisi gelandang bertahan harus menutupi daerah yang kosong.

“Intinya, kita harus bermain kompak, kerja sama tim dan motivasi yang tinggi,” ujarnya. #zal

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Komisi II DPRD Sumsel Pelajari Kinerja BUMD di Jakarta

Palembang, BP   Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja ke PT Food Station Tjipinang Jaya  di Kantor ...