Home / Hukum / Anggota Polsek Inderalaya Bekuk Jambret

Anggota Polsek Inderalaya Bekuk Jambret

Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto didampingi Kanit Reskrim Ipda Garna menunjukkan tersangka dan barang bukti yang disita.

Inderalaya, BP–Kepolisian Sektor (Polsek) Inderalaya berhasil meringkus satu dari dua pelaku jambret. Pelaku diringkus saat berusaha kabur, usai terjatuh dari sepeda motor dikawasan Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Rabu (6/6).

Pelakunya, RK (23), warga asal Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Sedangkan satu pelaku lagi berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca:  Acungkan Pistol Mainan, Jambret Jatuh Nabrak Motor

Informasi dari kepolisian mengatakan sebelum ditangkap, kedua pelaku usai merampas Handphone salah satu Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri). Saat itu korban mengendarai sepeda motor di kawasan Kelurahan Timbangan,  kemudian kedua pelaku langsung merampas Hp korban dan melarikan diri.

AKBP Gazali Akhmad melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto didampingi Ipda Garna selaku Kanit Reskrim mengatakan, saat kejadian korban sempat melakukan perlawanan.

Baca:  Dipecat, Sahrul Nekat Menjambret

Korban berusaha mempertahankan Hp miliknya, namun gagal. Tidak hanya itu korban juga sempat melakukan pengejaran, sebelum akhirnya sepeda motor pelaku jatuh,” kata Kapolsek

Disebutkannya, dari tangan pelaku ditemukan senjata tajam jenis pisau dan sebuah topeng. “Topeng itu ia gunakan saat melancarkan aksinya. Untuk rekan pelaku masih terus kita kejar,  semoga dalam waktu dekat dapat tertangkap,” ujar Bambang.

Baca:  Ditembak Usai Diamuk Massa

Sementara itu dihadapan petugas, pelaku mengaku rencananya uang hasil penjualan Hp tersebut akan ia gunakan untuk membeli baju lebaran.

“Awalnya kami dari rumah Nenek di kawasan Tanjung Batu, memang sebelumnya kami telah berencana untuk beraksi sepulang dari sana,” katanya, sembari menahan sakit akibat jatuh saat berusaha melarikan diri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 KHUP dan diancam dengan kurungan penjara di atas 7 tahun.#hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mantan Menteri Era Jokowi Sesalkan UGM Batalkan Acara Seminar

Jakarta, BP–Mantan Menteri Agraria  Ferry Mursyidan Baldan menyesalkan pimpinan  Universitas Gadjah Mada (UGM) membatalkan sepihak acara Seminar Kebangsaan yang rencananya ...