Home / Pendidikan / Program Magister SPI FAHUM Gelar Kuliah Tamu bersama Konsuler Kebudayaan Iran

Program Magister SPI FAHUM Gelar Kuliah Tamu bersama Konsuler Kebudayaan Iran ---Soroti Krisis Kemanusiaan Palestina---

(Suasana kuliah tamu Program Magister SPI FAHUM Gelar Kuliah Tamu bersama Konsuler Kebudayaan Iran di Gedung AC UIN)

Krisis Kemanusiaan yang terjadi di Palestina membuat sejumlah elemen simpatis. Termasuk Fahum UIN dan Iran Corner yang mencoba menyoroti dari sisi sejarah. 
Palembang, BP
Berangkat dari upaya memberikan pemahaman dan wawasan kepada mahasiswa mengenai sejarah konflik yang terjadi di Palestina, Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar kuliah tamu di Gedung Akademik Center UIN (AC), Selasa (5/6).
Kuliah tamu yang digagas Fahum UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Konsuler Kebudayaam Iran ini dinilai perlu agar memberikan sentuhan kepada mahasiswa mengenai krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Ketua Pelaksana Kuliah Tamu bertema “Gusdur and Imam Khomeini on Palestine: a Socio-History Perspectives”, Dr Nyimas Umi Kalsum MHUm mengatakan, kegiatan tersebut memberikan wawasan sejarah dan sosial kepada mahasiswa bagaiamana akar permasalah yang terjadi pada Palestina dan Israel.
“Ya, jadi kita ajak mahasiswa untuk mengatahui sejarah perseteruan kedua negara ini melalui perspektif dua tokoh yakni Gusdur dan Imam Khomeini dari Iran,” ujar Dr Nyimas Umi Kalsum MHUm
disela kegiatan kemarin.
Menurutnya, hal ini perlu digaungkan terutama kepada elemen mahasiswa sehingga pada gilirannya menumbuhkan rasa peduli dan simpati kepada krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Setidaknya, doa-doa mereka bisa membantu agar konflik tersebut segera selesai.
“Kita juga melibatkan Konsular Kebudayaan Iran yang dipadukan dengan perpsektif Gusdur. Sehingga kedua perspektif ini akan menjadi satu dan menemukan koimaks terutama dengan karya terkait Palestina yang dilahirlan oleh Gusdur,” terang Ketua Prodi Megister Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fahum UIN Raden Fatah ini.
Senada dengan itu disampaikan Direktur Iran Corner UIN Raden Fatah Palembang, Kiki Mikail mengatakan bahwa dua tokoh seperti Gusdur dan Imam Khomeini tentang negara Palestina cukup disoroti karena berulang kali mencoba membebaskan krisis kemanusiaan di Palestina.
“Bahkan almarhum Gusdur ketika itu akan membangun kedutaan Israel untuk membantu membebaskan krisis kemanusiaan Palestina,”terangnya.
Sebagai Iran Corner lanjut Kiki Mikail yang juga konsen dibidang pendidikan diharapkan mampu memberi edukasi kepada mahasiswa mengenai sejarah soal Israel dan Palestina.
“Artinya kedua tokoh ini melalui perannya masing-masing punya sejarah bagaimana mencoba membebaskan krisis kemanusiaan Palestina,”pungkasnya.
Kuliah tamu yang diikuti setidaknya 300 peserta ini menghadirkan pemateri Dr Ammar Fauzi dari Kepala Riset STFI Sadra dan Dr Nor Hoda MAg MA Dekan Fahum UIN Raden Fatah Palembang. #sug
Baca:  Mahasiswi Zaman Now Harus 'Melek' Wirausaha 
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jurus Jitu Menulis Bareng BungFK

Palembang, BP Tak bisa dipungkiri, fenomena literasi saat ini membuktikan bahwa minat menulis di tataran generasi muda terutama mahasiswa belakangan ...