Home / Headline / Cabut Pistol dan Pisau, Buronan Ditembak

Cabut Pistol dan Pisau, Buronan Ditembak

Muarabeliti, BP–Untuk meloloskan diri dari sergapan aparat, MG (36) sempat mencabut dua pucuk pistol rakitan dan senjata tajam dari balik pinggangnya.

Karena berupaya melawan dan dianggap membahayakan petugas, buronan kasus penganiayaan dan kerap meresahkan warga ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh anggota Polsek Megang Sakti.

Berdasarkan data diperoleh, tersangka ditangkap saat berada di Desa Tegal Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musirawas, Sabtu (2/6).

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku yang selama ini meresahkan karena sering memalak dengan menembak kan senjata api miliknya sedang menuju Desa Tegal Sari.

Baca:  Berusaha Lari Saat Ditangkap, Copet Ditembak

Kemudian anggota Polsek Megang Sakti menuju lokasi dan menemukan tersangka sedang berada di warung. Namun saat akan diamankan pelaku berusaha melawan dan sempat bergulat dengan anggota.

Kemudian polisi melepaskan tembakan peringatan namun tak digubris pelaku yang tetap berupaya meloloskan diri dengan mencabut pistol dan pisau dari balik pinggangnya.

“Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena di kaki kanannya karena berusaha melawan saat akan diamankan dan saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Megang Sakti AKP M Romi, Minggu (3/6).

Baca:  Buronan Spesialis Bobol Rumah Ditembak

Dirinya melanjutkan, bersama tersangka juga diamankan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan berikut amunisi dan sebilah pisau dengan sarung kulit berwarna cokelat.

Romi menjelaskan, tersangka ditangkap atas laporan penganiayaan terhadap korban Eko Sumira (27), warga Desa SP3 Mekar Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, pada 11 April lalu.

Saat itu korban sedang menunggu buah sawit dan didatangi MG bersama empat orang temannya yakni IS, AM, SR, IW. Kepada korban MG mengatakan ingin memanen sawit di kebun tersebut. Namun korban meminta pelaku menghubungi bos nya.

Baca:  Diselamatkan dari Amuk Massa, Pencuri Berbalik Menyerang Polisi

Tak senang dengan ucapan tersebut, MG langsung membacok belakang korban dengan parang yang dibawanya dan mengakibatkan korban mengalami luka robek di leher belakang serta bahu kiri.

Merasa keselamatan nya terancam, korban melarikan diri dan mencari pertolongan warga sekitar. “Dari keterangan warga, pelaku sering melakukan pemalakan terhadap sopir truk sawit dan sering menembak kan pistol rakitan miliknya untuk menakut-nakuti warga,” jelasnya. #wan

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Deklarasi damai Pemilu Legislatif di kambang iwak

Palembang, BP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar deklarasi damai untuk pemilu legislatif 2019. Ketua KPU Sumsel ...