Home / Pemerintahan / Sumsel Miliki Potensi Saham Di Bandara SMB II

Sumsel Miliki Potensi Saham Di Bandara SMB II

BP/IST
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Husni Thamrin

Palembang, BP

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Husni Thamrin mengatakan, kalau Jawa Barat (Jabar) memiliki saham di Bandara Kertajati selain saham milik PT Angkasa Pura II juga.
“ Jadi daerah, Jabar memiliki saham di bandaranya, dan ini harus jadi perbandingan bagi Sumsel, kenapa mereka bisa dan kita tidak, dan besaran saham Jabar di Bandara Kertajati cukup tinggi,” katanya, Jumat (1/6).
Kalau Sumsel menurut politisi Partai Demokrat ini, jika mau mungkin sahamnya di Bandara SMB II tidak setinggi di Bandara Kertajati.
“ Kita ada pembebasan lahan di bandara SMB II , pengaspalan dimana saat membuat landasan SMB II ada APBD Sumsel masuk disana saat PON dulu, jadi ada ada andil Sumsel di bandara SMB II , tapi kita dulu belum terpikir memiliki saham di bandara SMB II saat itu , karena dimonopoli pemerintah pusat tapi ternyata bisa kita kembangkan atau kita akan kita dalami kepemilikan saham Sumsel di Bandara SMB II,” katanya.
Karena itu Komisi I DPRD Sumsel akan mendalami lebih jauh terkait kepemilihan saham Sumsel di bandara SMB II Palembang tersebut.
“Kita pelajari dulu kekuatan kita ,” katanya.
Selain itu menurutnya banyak potensi PAD Sumsel yang bisa dikembangkan seperti pipa bawah tanah yang menggunakan bahu jalan.
“Lahan dibebaskan daerah, terkait bahu jalan tahu-tahu di gali pertagas, pipa gas bukan untuk masyarakat tapi untuk bisnis , kita seperti Medco kirim gas ke Pusri melalui pertagas itu menggunakan bahu jalan , disamping menganggu ketertiban masyarakat artinya itu ada nuansa bisnisnya, mereka mendapatkan keuntungan dan menjual ke Pusri , Pusri juga bisnis, oleh karena itu sepatutnya jika menggunakan aset daerah, daerah perlu perlu penyertaan modal kita terhadap bisnis tersebut karena mereka menyalurkan gas itu melalui aset daerah Sumsel,” katanya.
Dan itu harus digali dan dibicara dengan Medco dan Pusri agar produktivitas daerah meningkat, berbeda untuk kepentingan publik misa pembebasan jalan untuk publik kecuali jika digunakan untuk jalan tol itu bisnis dan perlu adanya saham daerah di perusahaan jalan tol tersebut karena aset daerah di gunakan untuk jalan tol.
“Itu peluang dan potensi meningkatkan pendapatan daerah, itu akan kita gali kedepan,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...