Home / Headline / Dari 2804 TPS, 141 TPS Di Palembang Butuh Ekstra Pengamanan

Dari 2804 TPS, 141 TPS Di Palembang Butuh Ekstra Pengamanan

BP/DUDY OSKANDAR
Anggota KPU Palembang Abdul Karim Nasution saat memberikan materi dalam rakor pengawasan partisipatif bersama stekholder pada Pemilihan Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang tahun 2018 di Hotel Premier Santika, Palembang, Selasa (29/5).

Palembang, BP

Kapolresra Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menjelaskan, kreteria TPS aman, TPS rawan I dan rawan II masih berproses dengan harapan hari H seluruh TPS aman.
“Ini pola kami untuk skala prioritas mana TPS-TPS yang kita prioritaskan untuk pengamanannya, inilah katagorinya rawan II , mana sedikitnya di bawah kamar I, ini masih terus berproses, kita ada intelijen memonitor perkembangan di lapangan itu,” katanya saat memberikan materi dalam rakor pengawasan partisipatif bersama stekholder pada Pemilihan Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang tahun 2018 di Hotel Premier Santika, Palembang, Selasa (29/5).
Pihaknya, tidak mengumumkan secara vulgar TPS mana saja, apalagi dalam pengamanan TPS ada partisipasi masyarakat yang dibutuhkan yang berbeda partisipasinya sebagai pengawas pilkada. “Kita telah menggolongkan TPS menjadi 4 bagian, TPS Aman, TPS Rawan 1, Rawan II, dan TPS Khusus. Dari 2804 TPS, sebanyak 141 TPS butuh ekstra pengamanan. Untuk dimana lokasinya, mohan maaf belum bisa di publish,” katanya.
Selain itu, Polresta Palembang beserta seluruh jajaran dengan di dukung instansi terkait dan mitra Kamtibnas lainnya serta komponen masyarakat lainnya, telah melaksanakan operasi mantap praja musi 2018.
Selain itu, pihaknya juga telau melakukan pemetaan terkait Aksi Ganguan (Ujuk Rasa, Mogok Kerja, Kampanye dilapangan, Konvoi Massa), dan yang tergolong Gangguan Nyata (Terorisme, Radikalisme, Konflik Sosial, Pengerusakan logistii pilkada, penganiayaan maupun tawuran.
Sedangkan Dandim 0418 Gapo Letkol Inf Honi Havana menerangkan, TNI bersama Polri membantu pemerintah daerah menyukseskan pemilihan kepala daerah.
Dalam hal pengamanan lanjutnya, pengamanan yang dilakukanTNI bersifat operasi bantuan, membantu Polri mengamankan proses Pilkada.
“Dari segi penganaman pilkada, 200 personil TNI disiapkan di setiap desa 2 Personil Babinsa diturunkan. Bila kondisi darurat Kodim meminta bantuan ke Kodam. Dan bila ada anggota TNI yang tidak netral segeral laporkan, akan segera kami tindak tegas,” katanya.
Sedangkan anggota KPU Palembang Abdul Karim Nasution mememastikan , Pilkada bisa berjalan aman bila semua unsur lembaga, tim pemenangan bisa bersinergi.
“Kita semua ikut menentukan terciptanya pilkada yang aman dan berintegritas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Palembang M. Taufik mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi jalannya tahapan Pilwako Palembang.
“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat, untuk laporkan bila melihat kecurangan, money politik baik yang dilakukan paslon maupun timses, karena kita terbatas, dalam hal pengawasan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Aksi Pungli Harimau Jalanan Diduga Dibekingi Polisi

Palembang, BP–Aksi pungli kelompok yang mengatasnamakan Harimau Jalanan disebut dibekingi oknum anggota polisi berpangkat Aipda berinisial E yang berdinas di ...