Home / Headline / Pengelolaan Aset Sumsel Masih Bermasalah

Pengelolaan Aset Sumsel Masih Bermasalah

BP/IST
Agus Sutikno

Palembang, BP
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Agus Sutikno melihat, rekomendasi BPK terkait masalah aset milik Pemprov Sumsel yang masih bermasalah dinilainya belum tuntas diselesaikan.
“Kalau saya dengar soal itu terkait kapitalisasi, artinya aset dimasing-masing dinas itu, sekarang sekian nilainya , plus pembelian atau penjualan kemudian menjadi nilai akhir yang belum semua secara tertib diadministrasikan dan saya juga memahami karena dimasing-masing dinas masalah aset itu selebor banget, ngaco mengelolanya , mestinya aset itu di kapitalisasi, kalau semacam ini sudah sering kali di komisi kita bicarakan, aset yang sudah ada ini berapa dalam satu tahun ada mutasi atau tidak , beli dan jual atau tidak dan nilai akhirnya berapa?, ini semuanya masih mengandalkan BPKAD semua, dan dinas-dinas belum tertib,” katanya, Rabu (30/5).
Menurut politisi PPP Sumsel ini,  jika pihak sudah menerima LHP secara jelas akan tahu kapitalisasi di dinas mana saja.
“Kalau kaitan kapitalisasi secara umum ada beberapa dinas, dan kedua adalah kekurangan volume pekerjaan, kalau kekurangan volume pekerjaan itu ke PU dan dinas lain ada, itu baru kita lihat , walaupun nilainya sudah turun dibandingkan tahun lalu , hanya sekitar Rp6 miliar sekian itu,” katanya.
Karena itu menurutnya,  mestinya pengelolaan aset pemerintah harus dilakukan masing –masing dinas nanti kapitalisasinya dan kumpulnya di BPKAD.
“Cuma BPKAD hanya koordinator namun yang megang aset di dinas-dinas, dinas-dinas ini kurang cermat dalam mengelola aset, seperti rapat yang dulu ada dinas yang megang mobil Teranno tapi sudahnya tidak tahu khan kacau, negara ini, belum lagi tanah dan sebagainya,” katanya.
Menurutnya,  mestinya kalau LHP tahun 2017 selesai maka soal aset ini tidak lagi terjadi masalah di 2018.
“Dan itu masih banyak soal tanah juga , eks penyerahan kanwil dulu, zaman dinas vertikal dulu belum semuanya teradministrasi dengan baik, jadi sebetulnya mengenai administrasi aset itu lebih banyak komisi I kalau Komisi III pemanfaatan aset di Komisi III.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Aksi Pungli Harimau Jalanan Diduga Dibekingi Polisi

Palembang, BP–Aksi pungli kelompok yang mengatasnamakan Harimau Jalanan disebut dibekingi oknum anggota polisi berpangkat Aipda berinisial E yang berdinas di ...