Home / Headline / Siska Marleni: Semangat Persatuan dan Kesatuan Harus Menjiwai Tahun Politik

Siska Marleni: Semangat Persatuan dan Kesatuan Harus Menjiwai Tahun Politik

BP/IST
Siska Marleni, Anggota MPR RI unsur DPD RI menjadi pembicara pada kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan bersama civitas akademika perguruan tinggi negeri dan swasta yang berada di Kota Palembang. Kegiatan ini bertemakan Menjaga Persatuan dan Kerukunan Dalam Perbedaan Pilihan Politik dengan nara sumber Prof. Dr. H. Abdullah Gofar, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Perwakilan Sumatera Selatan Jakabaring pada beberapa hari yang lalu.

Palembang, BP

Siska Marleni, Anggota MPR RI unsur DPD RI menjadi pembicara pada kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan bersama civitas akademika perguruan tinggi negeri dan swasta yang berada di Kota Palembang. Kegiatan ini bertemakan Menjaga Persatuan dan Kerukunan Dalam Perbedaan Pilihan Politik dengan nara sumber Prof. Dr. H. Abdullah Gofar, S.H., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Perwakilan Sumatera Selatan Jakabaring pada beberapa hari yang lalu.
Siska Marleni dalam sambutannya menyatakan, bahwa kegiatan sosialisasi nilai kebangsaan harus dilakukan kepada semua elemen bangsa seiring dengan munculnya berbagai persoalan sosial di masyarakat.
“Persoalan tersebut lemahnya pengetahuan terhadap agama, sistem sentralisasi yang mengabaikan kepentingan daerah, kurangnya pemahaman dan penghargaan terhadap kebhinekaan atau kemajemukan, ketidakadilan bidang ekonomi, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagai pemimpin, kurang berjalannya penegakan hukum dan kontrol sosial, implementasi otonomi daerah belum sesuai semangat konstitusi dan arus globaliasi yang semakin tak terbendung” kata anggota MPR dan juga Wakil Ketua Komite IV DPD RI.
Menurut Siska Marleni, di tahun politik 2018 dan 2019 semangat persatuan dan kesatuan tersebut kian diuji mengingat perbedaan pilihan dan pandangan dalam realitas politik merupakan sesuatu yang wajar dan memang (seharusnya) terjadi.
“Tetapi ketika perbedaan tersebut mulai merasuk ke dalam usaha untuk menggadaikan persatuan dan kesatuan, hal ini akan menjadi bahaya besar dan harus segera diatasi” tegas Senator yang juga akademisi.
Senada dengan nara sumber, Siska Marleni memaparkan bahwa Negara Indonesia yang berasaskan demokrasi menjunjung tinggi kebebasan dan perbedaan pendapat, tetapi kebebasan dan perbedaan tersebut bermuara pada suatu tujuan yang dicita-citakan bersama bukan justru mengarah kepada perpecahan. Dalam nuansa kebersamaan dan semangat persatuan harus diarahkan pada suatu tujuan untuk menciptakan iklim politik yang kondusif dan nyaman.
“Atas dasar tersebut, pilihlah calon pemimpin yang mempunyai jiwa seperti guru, bisa digugu dan ditiru, amamah, disiplin dan inovatif” Pungkas Senator yang juga bakal calon Anggota DPD RI periode 2019-2024.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...