Home / Headline / LSI Kalahkan Dodi-Giri

LSI Kalahkan Dodi-Giri

BP/IST
Suasana Quick Count Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network ) yang digelar di Hotel Aryaduta, Rabu (27/6).

Palembang, BP
Satu lagi hasil Quick Count yang memenangkan pasangan calon (Paslon) Gubernur Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY), kali Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network ) yang digelar di Hotel Aryaduta, Rabu (27/6).
Berdasarkan survei LSI Paslon nomor urut 1 Herman Deru memimpin perolehan suara sementara 35,91 persen dengan data 94 persen yang masuk dari seluruh Sumsel.
Peneliti LSI Miftah Khairi Amrillah mengatakan, quick qount bukan hasil akhir daripada Pilgub Sumsel melainkan indikasi dugaan awal siapa yang memeroleh dukungan tertinggi Sumsel, sedangkan untuk hasil resmi tetap kita menunggu dari pihak penyelenggara KPU Sumsel.
Dari sekian banyak quick qount margin eror 1 persen.” Quick count dari beberapa sampel TPS. Kalau tabulasi suara pararel itu perhitungan seluruh TPS. TPS yang diamati secara acak dan melakukan manajemen data. Dari DPT 5.656.633 dan jumlah TPS 16.903. melakukan pendataan di 350 TPS di seluruh kabupaten kota di Sumsel,” ujarnya.
Miftah menjelaskan, hasil perolehan suara dari data 94 persen yang masuk yakni Paslon Herman Deru dan Mawardi 35,91 persen, Paslon Dodi dan Giri 31,76 persen, Paslon Ishak Mekki dan Yudha 21,08 persen, Paslon Saifudin dan Irwansyah 11,25 persen. Dari 10 Dapil di Sumsel, lanjut Miftah, Deru bisa menang di daerah yang mata pilihnya banyak seperti Palembang.
Selain itu, Deru menang di basis mata pilihnya seperti OKUT dengan perolehan suara hampir 80 persen. Sedangkan Dodi hanya menang tipis di Dapil 6, 7, 8 9 dan 10. Selisih ketat hanya 5 persen dengan Herman Deru.
“Faktor Deru menang karena berbagai hal, Deru bisa menang di Dapilnya sendiri dengan bisa dapat suara diatas 80 persen. Sedangkan Dodi di Muba hanya menang 62,33 persen. Artinya Deru pemilih di basisnya bisa di mobilidasi. Sedangkan Dodi hanya 62 persen. Dan di Palembang Deru bisa menyaingi Dodi, selisihnya sampai 10 persen. Dengan pertarungan di Palembang dimenangkan Deru,” katanya.
Menurutnya, walaupun ada isu untuk Deru namun bisa ditepis dan bisa diyakinkan oleh Deru ke pemilih loyalnya. Bahkan Deru bisa meyakinkan masyarakat OKUT memilih Deru hampir 80 persen.
“Faktor ketiga, Dodi dianggap masih muda dan belum berpengalaman. Selain itu Dodi dinilai mendompleng bapaknya. Jadi Dodi Reza belum saatnya memimpin Sumsel,” katanya.
Miftah menjelaskan, peran wakil dan Partai tidak terlalu besar. Karena yang paling mengangkat adalah Cagub, wakilnya di layar kedua. “Isu yang menyerang Mawardi soal ijazah palsu,” katanya.
Soal partai, lanjut Miftah, kecenderungan umum ada persoanlisasi politik. Jadi bukan dilihat dari Partai tapi dari figurnya. Kecenderungan itu tidak hanya di Indonesia tapi di negara lain.Tapi partai juga bereran hanya partai 20 persen. Fungsi partai sebagai organisator untuk kampanye. Kalau mobilisasi dilihat figurnya.
” Survei sebelumnya Dodi itu unggul pas bulan puasa. Track record Dodi menanjak. Saat itu ada isu yang melemahkan Deru seperti asusila dan ijazah palsu. Tapi Deru bisa mengklarifikasi. Dan itu isu lama. Sementara Dodi, dilihat dari sosok Alex Noerdin yang tak lain Gubernur Sumsel saat ini dan merupakan anak kandung petahana, maju dalam konteks Pilkada tidak hanya dilihat sosok ayahnya. Tingkat kepuasaan terhadap Alex 70 persen. Tapi masyarakat menganggap dodi belum layak mimpin karena masih muda,” katanya.
Selain itu, kata Miftah, faktor lain Deru unggul sekarang, karena pada survei bulan puasa lalu swing footer saat survei 23 persen.” Dodi kalah karena dengan selisih cukup besar dengan Deru di pertarungan di Palembang. Sedangkan Dodi menang di yang lebih sedikit penduduknya,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjaga Malam Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusuk

Palembang, BP Seorang penjaga malam, Indra Cahya,(35)  warga Jl. KH Wahid Hasyim Lorong Terusan Palembang ditemukan tewas dengan luka tusuk ...