Home / Headline / Sumsel Harus cari Peluang Capai PAD

Sumsel Harus cari Peluang Capai PAD


BP/IST
Anggota Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Syaiful Fadli

Palembang, BP

Anggota Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Syaiful Fadli mendesak agar Pemprov Sumsel bisa mencari peluang-peluang kreatif untuk mencapai PAD dan tidak hanya mengandalkan dana perimbangan.
“Ini khan fifty-fifty antara pendapatan dengan dana perimbangan itu, bahkan kita harus lebih besar sektor pendapatan daerahnya,” katanya, Kamis (24/5).
Sedangkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno mengatakan, total penerimaan untuk tahun 2017 capaiannya 91,55 persen dari tahun kemarin 94 persen lebih sehingga ada penurunan 2,5 persen.
“Dari seluruh sumber pendapatan daerah maka pajak kendaraan bermotor masih menempati urutan pertama dan satu –satunya yang melewati target adalah pajak kendaraan bermotor yaitu dari target 850 miliar terealisasi 873 miliar , kemudian retribusi dari 14,5 miliar naik 0,37 dan yang lain di bawah target,” katanya.
Dan secara keseluruhan menurut Agus, total pendapatan dari tahun 2016 sebesar 94 persen terealisasi di 2017 itu 91,55 persen.
“Masalah yang penting untuk kedepan adalah bagaimana Pajak Kendaraan Bermotor itu menjadi primadona dari penerimaan daerah dari pajak daerah, dari total penerimaan PAD itu , pajak daerah menguasai 93, 36 persen, sisanya dari sumber-sumber lain, oleh karena itu pansus mengharapkan bentuk pengelolaan pajak kendaraan bermotor harus benar-benar professional bahkan mesti menggunakan IT yang canggih dalam rangka untuk menekan kesalahan-kesalahan atau kebocoran dan sebagai dan untuk menekan data tunggakan supaya cepat mudah di akses sehingga bisa dilakukan semacam razia dan sebagainya,” katanya.
Ketua DPW PPP Sumsel ini menambahkan realisasi 93,36 persen sektor penerimaan pajak daerah itu menjadi bagian penting bahwa fokus kita adalah bagaimana pajak daerah itu kedepan mulai dari penataan , pengadministrasian, pemungutan dilakukan professional.
“Karena dalam pajak daerah itu masih ada potensi kaitannya dengan masih besar tunggakan , kalau tunggakan itu bisa di collect atau ditarik tentu angka realisasinya akan lebih besar lagi, ini tentu kita dalami juga dengan mitra lain, bagaimana kontribusi atau peran serta dari BUMD, ini masih dalam proses,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...