Home / Headline / Menjinakkan Si Papan Bawah yang Kerap Merepotkan

Menjinakkan Si Papan Bawah yang Kerap Merepotkan Jelang Sriwijaya FC Vs Perseru

Palembang, BP–Pekan ke-11 Liga 1, Sriwijaya FC akan bertemu Perseru Serui di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (27/5) malam.

Seperti halnya PSIS, secara klasemen Perseru Serui berada di papan bawah menempati peringkat ke-15 dengan 11 poin. Itu ia dapat dari tiga kemenangan, dua imbang dan empat laga menelan kekalahan.

Tapi, secara permainan, tim asal Papua ini tidak jauh berbeda dengan tim yang sekarang menempati papan atas atau tengah klasemen sementara. Dari sembilan laga yang sudah dilakoni, fakta menunjukkan jika hasil akhir pertandingan tidak lebih dari 1-0. Baik itu untuk kemenangan Perseru maupun tim lawan.

“Terakhir, Perseru menang lawan PS Tira dengan skor 1-0, lawan PSIS dan Bhayangkara FC pun tim ini menang. Perseru tim kuat yang harus diwaspadai,” ucap Pelatih Rahmad Darmawan, Kamis (24/5).

Baca:  Sriwijaya FC Benahi Sentuhan Akhir

Ketika dipertemukan dengan tim kuat seperti PSM Makassar, Bali United, PSMS Medan, Barito Putera, Persebaya, tim besutan Putu Gede selalu berhasil merepotkan.

Tim seperti Bali United dan tim lain dibuat menang dengan susah payah. Mereka pun harus menang dengan skor tipis 1-0.

Itu sebuah catatan bagi jajaran pelatih untuk tampil all out di laga ini. Tim berjuluk Kuda Laut Jingga itu bisa menjadi batu sandungan bagi Hamka Hamzah dan kawan-kawan.

“Jadi kita memang harus kerja keras di laga ini. Di Liga 1 musim ini persaingan sangat ketat dan semua tim punya peluang menang,” ujarnya.

Baca:  Wildansyah Kembali Merumput

Masih kata RD, setelah menang dari PSIS Semarang 4-0, tim sempat istirahat satu hari. Hamka Hamzah dan kawan-kawan mulai menggeber latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (24/5).

Latihan ini dimaksimalkan pelatih untuk recovery dan meracik taktik dan strategi. Tim rencananya bakal bertolak ke Malang hari ini, Jumat (25/5).

Di tempat berbeda Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menyebut, pertandingan melawan Perseru bakal digelar di tempat netral yakni di Stadion Gajayana, Malang.

“Itu karena di Stadion Marora, Serui terkendala penerangan. Jadi selama bulan suci Ramadhan pindah ke Malang,” ungkap Faisal.

Baca:  ISL Digulirkan Pekan Ketiga Oktober

Untuk kick off pertandingan mengalami perubahan. Tadinya, kick off pukul 18.30, tapi setelah dipindahkan ke Malang pertandingan dimulai pukul 20.30.

“Tidak live, tapi seperti pertandingan PSIS Semarang dan PSMS Medan, ditayangkan streaming,” ujarnya.

Hal itu disebabkan stasiun televisi, yang memegang hak siar Liga 1, bakal menayangkan pertandingan yang mempertemukan Bali United melawan Persib Bandung.

Di lain sisi, kepindahan laga melawan Perseru tentu cukup menguntungkan tim dan manajemen SFC. Pemain tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu melelahkan ke Serui. Selain itu, dari dana pun tentu jauh lebih hemat ke Malang ketimbang ke Serui. #zal

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...