Home / Headline / Buronan Perompak Tugboat Ditembak

Buronan Perompak Tugboat Ditembak

Joenedi, buronan perompak kapal digiring anggota Ditpolair Polda Sumsel. BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Pelarian Joenedi alias Joe (30) sebagai buronan kasus perompakan kapal terhenti saat diringkus anggota Direktorat Polair Polda Sumsel.

Tak hanya harus menghadapi proses hukum akibat perbuatannya, Joe juga harus merasakan sakit setelah kaki kirinya dihadiahi petugas dengan timah panas

Warga Desa Bunga Karang PU, RT4, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin ini terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur saat penyergapan di kawasan Pasar Induk Jakabaring, Palembang, pada 12 Mei lalu.

Berdasarkan data diperoleh, Joe adalah satu dari lima kawanan perompak kapal Tugboat Leo Power 2207 yang beraksi di perairan Sungai Musi, kawasan Muara Banyuasin, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, pada 10 Februari 2016 silam.

Baca:  Residivis Kambuhan Kembali Bobol Rumah

Dari pengakuan tersangka Joe, ia dan lima rekannya yang masih buron, yakni Sarbani alias Ook, Dermawan alias Wawan, Raihan dan Jai melancarkan serangan terhadap korban dengan mengendarai Speedboat 40 PK bernama lambung ‘Dua Saudara’.

“Saya yang mengendarai Speedboat, yang lainnya naik ke Tugboat korban saat saya dekati Tugboat tersebut dari sisi kiri. Kami langsung menodong menggunakan senpi dan parang kepada dua anak buah kapal (ABK),” ujar Joe, Kamis (24/5).

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai serang speedboat itu mengaku merampas seluruh barang berharga yang ada di atas Tugboat sasarannya.

Baca:  Buronan Curas Ambruk Ditembak Aparat

Beberapa barang yang dirampas antara lain alat komunikasi kapal, teropong, ponsel, sertifikat pelaut dan uang tunai milik para ABK sejumlah Rp5.750.000.

Direktur Polair Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabroni mengatakan, tersangka Joenedi telah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah perairan Sungai Musi dan Banyuasin.

“Dalam kasus yang sama dan terjadi di beberapa lokasi berbeda, ada kesamaan jumlah tersangka dan modus operandi, yakni memepet, mengancam dan merampas barang berharga,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, saat beraksi para pelaku tak segan melukai korbannya yang melakukan perlawanan dengan menggunakan senpi dan senjata tajam yang mereka bawa.

Baca:  Petani Tewas Ditembak Pencuri

“Saat ini kami masih mendalami berapa kali perompakan yang dilakukan Joe cs ini. Lima pelaku lainnya juga masih dalam pengejaran,” jelas Imam.

Dari tangan tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti, berupa speedboat 40 PK merek ‘Dua Saudara’, dua bilah pisau, korek api berbentuk senjata api mainan, tiga butir amunisi senpi rakitan dan satu buah kompas.

Serta atas perbuatan tersebut, dirinya menambahkan tersangka akan dijerat Pasal 441 KUHP Jo Pasal 55 KUHP subsider Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. #idz

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jumputan Gambo Muba Mulai Mendunia

Perth, Australia, BP–Kain khas karya anak putra Banyuasin yakni Jumputan Gambo Muba terus gencar diperkenalkan ke dunia dan kini telah ...