Home / Pemerintahan / Wakil Ketua DPD RI: Persoalan Teroris Jangan Dianggap Sederhana

Wakil Ketua DPD RI: Persoalan Teroris Jangan Dianggap Sederhana

Nono Sampono

Jakarta, BP–Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan, peristiwa pemboman yang dilakukan teroris  akhir-akhir ini  di beberapa wilayah Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, karena telah melibatkan keluarga yang terdiri dari  anak dan isteri.

“Persoalam teroris ini jangan dianggap seederhana. Mereka merupakan jaringan teroris yang melibatkan anak dan isteri. Ini sangat memprihatinkan dan merupakan masalah bangsa yang harus diselesaikan,” ujar Nono di ruangan wartawan DPR Jakarta, Rabu (23/5).

Baca:  Forhati Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan dan Ekosistem Laut

Menurut Nono, ulah teroris yang membom sejumlah gereja dan markas polisi secara berturut-turut bukan tindkakan kejahatan biasa, sehingga harus ditangani dengan cara luar biasa melibatkan TNI.  Akan tetapi keterlibatan TNI harus menunggu waktu, situasi dan syarat.

“Keterlibatan TNI untuk menjaga wibawa dan kedaulatan bangsa. Dan TNI telah teruji memberantas teroris. Yang penting   bagaimana  pencegahan,  penanggulangan dan  rehabilitasinya,” tuturnya seraya menambahkan, payung hukum keterlibatan TNI   harus menjurus kesitu.

Baca:  Ketum Golkar Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusiif

Nono yang pernah menjabat Den Jaka di Korps AL selama enam tahun menambahkan, teroris yang merupakan pelanggar HAM berat merupakan musuh dunia  sehingga  tidak boleh dibiarkan berkembang. “Jangan gara-gara segelinir teroris nasib bangsa Indonesia yang dihuni sekitar 260 juta penduduk hancur berantakan,” tambahnya.

“Saya prihatin mendengar komentar beberapa politisi yang hanya berdasarkan persepsi, tidak melihat dengan utuh.  Ulah teroris terkesan mengatasnamakan agama tertentu, padahal tidak satu pun agama mengajarkan bom bunuh diri,” jelasnya. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...