Home / Headline / Tiga Paslon Bersaing Ketat Di Pilwako Palembang

Tiga Paslon Bersaing Ketat Di Pilwako Palembang

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana rilis hasil survey Kuadran di Aryaduta Hotel Palembang, Rabu (22/5).

Palembang, BP

Konstalasi perebutan suara pada Pilkada Palembang semakin dekat, semakin ketat. Tiga dari empat pasangan calon walikota dan wakil walikota Palembang atau (Pilwako) Palembang berpeluang memenangkan Pilkada pada 27 Juni nanti.
Hal ini tergambar dalam rilis temuan hasil survey Kuadran yang digelar pada 11-18 Mei lalu. Dimana, tiga kandidat yang bersaing ketat Yakni incumbent Harnojoyo-Fitrianti Agustinda dengan elektabilitas 31,25 persen, Sarimuda-Rozak (28,75 persen) dan M Akbar Alfaro (23,25 persen). Sementara pasangan Mularis-Syaidina Ali berada di posisi keempat dengan elektabilitas sebesar 9,25 persen). Sedangkan swing voters sebesar 7,5 persen.
“Pilkada Palembang semakin dekat, semakin ketat. Dan dapat disimpulkan jika dinamisasi politik tidak ada perubahan, maka swing voters menjadi penentu kemenangan,” kata Direktur Eksekutif Kuadran, Didi Wahyudi saat rilis hasil survey di Aryaduta Hotel Palembang, Rabu (22/5).
Dikatakan, incumbent masih unggul karena basis kuat pemerintahan. Hal ini juga tergambar dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Harno-Fitri sebesar 59,25 persen. Sementara Sarimuda-Rozak memiliki basis pemilih militan, sedangkan calon independen M Akbar Alfaro-Hernoe punya basis di pemilih pemula dan pemuda. “Meski demikian, AKHOR berpotensi menyusul ketertinggalan,” kata Didi sembari menyebutkan alasan tren Akhor meningkat salah satunya diterimanya program Kartu Palembang Punyo Kito (KPK) oleh masyarakat.
Dalam survey yang menggunakan sample 400 responden secara acak di 18 kecamatan dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +- 5 persen tersebut, diketahui tingkat pengetahuan warga akan adanya Pilkada kota Palembang tanggal 27 Juni sebesar 90,25 persen, sisanya 9,75 persen belum tahu adanya pesta rakyat.
“Tingkat popularitas paslon cukup merata, Harno-Fitri diangka 99,00 persen, Sarimuda-Rozak (98,75 persen), M Akbar Alfaro-Hernoe (71,50 persen) dan Mularis-Syaidina Ali (79,00 persen),” katanya.
Kuadran yang kini tergabung dalam asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) memprediksi, tambah Didi, persaingan sangat ketat bakal terjadi hingga hari H pencoblosan, karena ke-3 Paslon sama-sama kuat dan masih berpotensi menang. “Dengan waktu sekitar sebulan yang tersisa, semua kandidat masih berpeluang. Pertempuran yang sesungguhnya pada solidiitas Timses,” tukasnya.
Diketahui, Pilkada kota Palembang diikuti oleh empat pasangan calon. Nomor urut 1, incumbent Harnojoyo-Fitrianti didukung oleh PDIP, Demokrat, PKB, PBB dan PAN. Lalu nomor urut 2, Sarimuda-Rozak (Nasdem, PKS dan Gerindra, nomor urut 3, M Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji (Independen) dan Mularis-Syaidina Ali (Hanura, Golkar dan PPP).
“Toleransi warga kota terhadap money politic ternyata sebanyak 42,00 persen menyatakan mau menerima tetapi belum tentu memilih yang memberi uang/sembako,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Akselerasi Pengentasan Kemiskinan Lewat Program Ramadhan ACT 2019

Palembang, BP Menyambut bulan suci Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak muslim sedunia memperbanyak amal saleh melalui ...