Home / Headline / Perindo Dorong Prioritas Infrastruktur untuk Wong Kito

Perindo Dorong Prioritas Infrastruktur untuk Wong Kito

BP/IST
Ketua DPW Perindo Sumsel Febuar Rahman di sela-sela dialog dengan warga desa Babatan Saudagar, Pemulutan, Ogan Ilir, Sabtu (19/5).

Palembang, BP

Pembangunan infrastruktur yang tengah dipacu di Sumatera Selatan diyakini bakal memacu pengembangan ekonomi dan kesejahteraan. Di sisi lain, dampak lanjutan dari infrastruktur diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat Sumsel secara lebih merata.

“Kita apresiasi pembangunan infrastruktur ini karena memang membanggakan kita sebagai warga wong kito. Selanjutnya, perlu dikawal agar manfaatnya benar-benar dinikmati oleh masyarakat,” kata Ketua DPW Perindo Sumsel Febuar Rahman di sela-sela dialog dengan warga desa Babatan Saudagar, Pemulutan, Ogan Ilir, Sabtu (19/5).

Menurutnya, infrastruktur berdampak pada terbentuknya aktivitas ekonomi dan lapangan kerja saat proses pembangunan. Kemudian, begitu selesai maka infrastruktur mendorong masuknya investasi, kegiatan produksi, dan terciptanya lapangan kerja lebih luas.

Dicontohkan oleh Febuar, telah beroperasinya jalan tol Palembang-Indralaya Kabupaten Ogan Ilir digadang-gadang dapat menarik modal dan dibangunnya sentra-sentra industri.

Baca:  7 Kepala Daerah Di Sumsel Dilantik Gubernur Alex Noerdin

Untuk itu, pemerintah perlu terus aktif menjaga iklim investasi yang kondusif, sedangkan industri juga memberi peluang bagi masyarakat dan angkatan kerja mesti meningkatkan kemampuan serta kapasitas.

BP/IST
Ketua DPW Perindo Sumsel Febuar Rahman di sela-sela dialog dengan warga desa Babatan Saudagar, Pemulutan, Ogan Ilir, Sabtu (19/5).

“Kita dorong pendidikan dan keterampilan masyarakat Sumsel. Jangan sampai kita terlambat start memperbaiki pendidikan dan pelatihan ketika industri sudah banyak dibangun, ini penting untuk menyejahterakan warga Sumsel,” ujar Febuar.

Diungkapkan olehnya, Sumsel kaya potensi sumber daya ekonomi baik migas, tambang mineral, kehutanan, perkebunan, pertanian, pariwisata hingga industri kreatif skala kecil hingga menengah (IKM).

“Di OKI sudah ada industri pulp dan kertas yang berbasis tanaman perkebunan. Artinya industri Sumsel tidak berhenti di sektor hulu tapi sudah masuk ke industri olahan dan hilir yang meningkatkan nilai tambah dan pendapatan daerah serta warga setempat. Pemerintah, industri dan masyarakat bisa tumbuh bersama,” paparnya.

Baca:  Danlanud SMH Sambut JAT Usai Perhelatan Di Langkawi

Diharapkan, model pengembangan industri berbasis sumber daya alam lokal dapat dikembangkan lebih merata di Sumsel. “Jika kita melihat lebih dekat ke Lahat, Musi Banyuasin, Muara Enim, Tanjung Enim, Ogan Komering Ulu, dan lain-lain, kita yakin potensi kabupaten kota di Sumsel bisa semakin dioptimalkan,” katanya.

Perindo Sumsel, lanjutnya, juga mengapresiasi pembangunan jalur kereta api ringan (light rail transit) sepanjang 23,4 kilometer untuk mendukung Asian Games, jembatan layang (fly over) Simpang Bandara, dan Jembatan Musi IV dan Musi VI.

Di sisi lain, masyarakat di kabupaten-kabupaten juga menitip harapan agar pembangunan infrastruktur lebih merata dilakukan di seluruh Sumsel dan jangan berpusat di kota. “Karena sentra produksi baik itu perkebunan, pertanian dan industri lainnya banyak tersebar di luar kota Palembang,” terangnya.

Baca:  40 Ton Bantuan Logistik dikirimkan, Warga Sumsel Peduli Banjir Bengkulu

Febuar juga menegaskan, dirinya fokus mendorong visi Perindo mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumsel. Untuk itu, pada Pileg 2018 mendatang, dia menjadi bacaleg Perindo untuk DPRD dapil Sumsel 3 meliputi Ogan Ilir dan OKU.

“Sebagai putra daerah, saya tergerak untuk mengawal terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berkemajuan. Almarhum ibu saya, Siti Rukmini Malik asli dari Sungai Pinang Ogan Ilir, sedangkan almarhum bapak Abu Bakar Malik dari Desa Kijang, Sirah Pulau Padang, OKI,” jelasnya.

Fogging di OI
Pada acara dialog di Ogan Ilir itu, Perindo juga melakukan fogging gratis. Mengerahkan personel Rescue Perindo dan Baja, sebanyak 200 rumah mendapat layanan pengasapan.

“Kondisi desa Babatan ini memang termasuk rawan DBD karena banyak genangan air dan lahan pasang surut,” kata Wakil Ketua DPW Perindo Sumsel Anggraini yang juga bacaleg DPRD I dapil Prabumulih, Muara Enim, dan PALI.

Aksi ini disambut positif oleh warga, terlebih sudah ada anggota keluarga yang terjangkit DBD. “Respons Perindo sangat cepat, langsung turun memberi fogging. Semoga ini bisa lebih rutin,” ujar Kades Babatan Saudagar, Muhammad Syafik. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ketua DPD RI Imbau Teroris Segera Bertobat

Jakarta, BP–Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia AA Lanyalla Mahmud Mattalitti mengatakan aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan ...