Home / SFC / Lawan PSMS, Sarat Dendam

Lawan PSMS, Sarat Dendam

Palembang, BP

Memasuki pekan kesembilan, Sriwijaya FC akan melakoni Derby Andalas melawan PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Jumat (18/5) malam.

Melihat rekor pertemuan kedua tim di awal musim, Laskar Wong Kito selalu berhasil menekuk tim Ayam Kinantan. Bertanding di Piala Presiden, SFC berhasil menekuk PSMS Medan 2-0 di babak penyisihan grup A kala itu.

Selanjutnya, kedua tim melaju ke semifinal. Tapi, langkah SFC dan PSMS Medan terhenti di semifinal. Kedua tim pun kembali dipertemukan dalam perebutan juara ketiga. Lagi-lagi SFC berhasil mempecundangi tim besutan Djajang Nurjaman dengan skor telak 4-0.

Kini, di kompetisi sebenarnya kedua tim kembali dipertemukan. Aura dendam kental terasa dari Derby Sumatera ini. Hamka Hamzah dan kawan-kawan patut waspada, karena PSMS Medan berhasrat membalas dua kekalahan menyakitkan di ajang pramusim.

Belum lagi, PSMS Medan punya catatan apik saat bermain di depan pendukungnya sendiri. Pelatih Kepala SFC Rahmad Darmawan menyebut, PSMS menjadi salah satu tim yang jago kandang. Posisi klasemen, dimana PSMS Medan berada di peringkat ke-15 bukan jaminan tim besutannya akan menang mudah.

Walau pernah bertemu dua kali di turnamen pra musim Piala Presiden lalu, RD mengaku situasinya telah berubah dan skuad PSMS telah jauh berbenah.

“Sepakbola bukan matematika, di turnamen Piala Presiden kami memang menang dua kali atas mereka. Tapi perlu diketahui juara Pilpres lalu Persija Jakarta bisa PSMS kalahkan dengan skor telak 3-1 di kandangnya, jadi mereka sangat berbahaya bila bermain di depan publiknya,” jelas RD, Rabu (16/5).

Selain itu, dirinya pun menyebut PSMS sekarang telah mendatangkan sejumlah pemain yang berbeda bila dibandingkan pra musim lalu. Tidak hanya itu, beberapa nama pemain lokal PSMS pun akan diwaspadai RD. Bukan hanya Friets Butuan yang selama ini sudah menjadi sorotan di media, namun juga sosok Suhandi, pekerja keras di lini tengah yang diakui RD sangat meningkat permainannya.

“Suhandi belakangan muncul menjadi pemain yang penting untuk PSMS, catatan golnya sudah menunjukkan bagaimana dia sangat berbahaya dan meningkat permainannya bila dibandingkan sebelumnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman (Djanur) mengingatkan anak asuhnya untuk tidak tersandung lagi. Kekalahan dua kali pada Piala Presiden kemarin ingin cepat mereka hapus.
Pelatih asal Bandung ini juga mengaku sudah memiliki modal yang baik bertemu SFC. Dia sudah berkaca siapa saja pemain yang patut diredam perceraiannya.
Bahkan ia tak bosan-bosan menginstruksikan kepada pemainnya untuk konsentrasi di menit-menit awal laga. Laga teranyar mereka bertemu dengan PS Tira kembali terjadi. Belum lagi ia menilai kebobolan terjadi lantaran kesalahan pemainnya. Hal ini terus ia tekankan kepada Legimin dkk agar tidak terjadi lagi.
“Untuk meredam permainan cepat dan individu mereka tentu sudah kami antisipasi juga. Materi latihan hari ini juga sudah saya berikan khusus untuk mengantisipasi permainan mereka. Kita tidak mau hilang konsentrasi lagi dan terjadi kebobolan pada menit-menit awal,” pungkasnya. #zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tantang Tim Besutan Subangkit

  Palembang, BP   Pekan ini, punggawa Sriwijaya FC sudah masuk dalam program uji coba. Jajaran pelatih Laskar Wong Kito ...