Home / Headline / Harga Daging Sapi Dan Ayam Mulai Naik

Harga Daging Sapi Dan Ayam Mulai Naik

BP/IST
Hari pertama puasa Ramadan 1439 H, Wakil Ketua DPRD Ahmad Yansuri lakukan operasi mendadak (Sidak) di pasar tradisional di Kota Palembang, Kamis (17/5). Sidak yang dilakukan oleh Yansuri untuk memantau harga sembilan bahan pokok, khususnya harga daging dan ayam potong.

#Hasil Sidak DPRD Sumsel Dan Instansi Terkait
Palembang, BP
Hari pertama puasa Ramadan 1439 H, Wakil Ketua DPRD Ahmad Yansuri lakukan operasi mendadak (Sidak) di pasar tradisional di Kota Palembang, Kamis (17/5). Sidak yang dilakukan oleh Yansuri untuk memantau harga sembilan bahan pokok, khususnya harga daging dan ayam potong.
Pasar tradisional yang disidak oleh Yansuri yakni Pasar Tradisional Lemabang, Perumnas dan Pasar Tradisional Km 5 Palembang, serta dilanjutkan dengan meninjau gudang distribusi Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel.
Pada saat sidak di tiga pasar tradisional tersebut, Muhammad Yansuri didampingi oleh Kepala Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel, Kasubdit 1 Krimsus Polda Sumsel, AKBP Yoce Marten, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, dan Direktur PD Pasar Palembang Jaya.
Hasil sidak di pasar tradisional Perumnas dan Pasar Km 5 terpantau adanya kenaikan harga pada daging sapi dan daging ayam. Saat ini, harga daging sapi di pasaran mencapai Rp 170 ribu per kilogram, sedangkan harga daging ayam mencapai Rp 42 ribu-45 ribu per kilogram.

Baca:  PTUN Harus Batalkan Pencalonan HD-MY

Harga tersebut mengalami kenaikan yang signifikan, dimana pada kondisi normal harga daging sapi hanya Rp 130 ribu per kg, sedangkan daging ayam sebagaimana Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Kementrian Perdagangan hanya Rp 33 ribu per kilogram.
Yansuri mengatakan, tujuan dilakukan sidak di hari pertama puasa Ramadan 1439 H, adalah untuk memastikan harga sembako dan mendengar langsung dari pedagang yang ada di pasar, karena dikatakan Yansuri dari informasi yang didapat menjelang puasa Ramadan ini semua harga sembako sudah mengalami kenaikan.
“Kita ingin memastikan harga, apa benar ada kenaikan menjelang puasa tahun ini,” ujar Yansuri.

BP/IST
Hari pertama puasa Ramadan 1439 H, Wakil Ketua DPRD Ahmad Yansuri lakukan operasi mendadak (Sidak) di pasar tradisional di Kota Palembang, Kamis (17/5). Sidak yang dilakukan oleh Yansuri untuk memantau harga sembilan bahan pokok, khususnya harga daging dan ayam potong.

Menurut Yansuri, setelah melakukan sidak, ternyata harga sembilan bahan pokok di tiga pasar tradisional yang dipantau masih dibatas kewajaran, karena belum ada harga yang melambung tinggi, apabila harga di pasaran sudah tinggi kita akan instruksi Dinas Perdagangan untuk menggelar pasar murah.
“Sidak seperti ini akan kita lakukan lagi pada H-7 lebaran dengan berkordinasi dengan pihak PD Pasar dan Dinas Perdagangan,”ungkap Yansuri.
Kepala Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel M Yusuf Salahuddin mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan harga daging, pihak Bulog telah menyiapkan daging beku dengan harga sebesar 80 ribu perkilonya, selain itu dikatakan Yusuf pihak Bulog juga menjamin ketersedia komoditi lainnya seperti beras, gula dan minyak sayur.
Kasubdit 1 Krimsus Polda Sumsel, AKBP Yoce Marten mengatakan, sidak dilakukan pihaknya guna memantau ketersediaan dan harga serta kualitas bahan pokok.

BP/IST
Hari pertama puasa Ramadan 1439 H, Wakil Ketua DPRD Ahmad Yansuri lakukan operasi mendadak (Sidak) di pasar tradisional di Kota Palembang, Kamis (17/5). Sidak yang dilakukan oleh Yansuri untuk memantau harga sembilan bahan pokok, khususnya harga daging dan ayam potong.

“Kita lihat apakah disana ada kecurangan oleh pelaku usaha atau pedagangnya langsung, karena tidak menutup kemungkinan harga dari distributor sudah sesuai, namun para pedagang menaikan harga sendiri, sehingga terjadi kenaikan. Nah disini kita lihat, kenaikan harga itu karena kelangkaan atau permainan para pedagang,” katanya.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok masih dalam kategori normal, tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan. Meski demikian pihaknya akan mendalami dan mencari tahu penyebab terjadinya kenaikan harga dengan mencari tahu sampai ketingkat produsen.

Baca:  Komunitas Se-Sumsel Lakukan Gerakan Aksi Sayang Ampera

Menurutnya, secara umum kenaikan harga biasa terjadi karena ketersediaan yang kurang, namun harga saat ini mengalami kenaikan. “Nah ini yang akan kita dalami, apakah dari produsennya, distributornya atau pedagangnya,” katanya.

Lebih lanjut, Satgas Pangan menegaskan bakal memberi sanksi bagi oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok sesuai undang-undang perdagangan dan undang-undangan konsumen. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

112 Nama Bersaing ‘Duduki’ Kursi KPU Sumsel

Palembang, BP Sebanyak 112 nama akan bersaing memperebutkan lima kursi KPU Sumsel 2018-2023, dalam seleksi anggota KPU Sumsel yang digelar ...