Home / Headline / Libatkan Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Sejarah Di Sumsel

Libatkan Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Sejarah Di Sumsel

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana tuesday dialog “ Membangun Pariwisata Berbasis Sejarah Di Sumsel” di Radio BP Trijaya, Selasa (15/5).

Palembang, BP

Pengembangan wisata di Sumatera Selatan (Sumsel) terutama wisata sejarah menghadapi banyak kendala , namun terpenting bagaimana dalam pengembangan pariwisata di Sumsel terutama Palembang, masyarakat bisa dilibatkan sebagai bagian dalam pengembangan pariwisata tersebut.
Hal tersebut dikemukaan pengamat pariwisata Sumsel Aufa S Sarkomi SP MSc, menurutnya, Wisata sejarah adalah destinasi wisata yang baru dan menarik.
“Sayang kita kekurangan SDM yang menguasai sejarah dan SDM yang minat dan mengembangkan sejarah, kedua kemasannya itu tadi tidak menarik sehingga tidak menarik orang tidak datang, jika ini dikemas dengan baik dan promosi yang bagus maka seperti museum akan ramai di kunjungi orang,” kata dalam tuesday dialog “ Membangun Pariwisata Berbasis Sejarah Di Sumsel” di Radio BP Trijaya, Selasa (15/5).
Menurut mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan pariwisata Kabupaten OKU ini menurutnya, yang mendesak dibenahi adalah SDM.
“Kita banyak perguruan tinggi menghasilkan guru sejarah yang tahu hanya sebatas teori namun tidak dimotivasi lebih jauh,” katanya.
Apalagi dilihat masyarakat terkadang tidak suka belajar sejarah, padahal jika ada keinginan tentang sejarah tinggal klik saja di internet, apalagi sekarang teman media banyak menulis tentang sejarah.
“ Kita kurang rajin mempelajari tentang wisata sejarah ini,” katanya.
Selain itu infrastruktur menuju objek wisata menurutnya mendesak diperbaiki.
“Kuncinya bagaimana kita melibatkan masyarakat, apa daya pemerintah membangun kalau masyarakat tidak ikut, seperti kawah tengkurep itu berkaitan dengan sejarah Kesultanan Palembang Darusalam, masalahnya apakah masyarakat sekitar semua tahu sejarahnya kawah tengkurep. Kalau kita membandingkan dengan Masjid Demak, bagaimana masyarakat sana terlibat , tentang keberadaan certa sejarah kesultanan Demak, balik ke penataan dimana posisi tempat souvenir, warung makan mereka sudah tertata,” katanya.
Namun hebatnya lagi masyarakat Sumsel, terutama Palembang menurutnya bisa menerima dan mau berkerjasama dan mulai membuka diri dan well come dengan pendatang.
Sedangkan pengamat sejarah, Sumsel , Husni Thamrin melihat, orang muda di Palembang kekurangan informasi tentang wisata sejarah.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana tuesday dialog “ Membangun Pariwisata Berbasis Sejarah Di Sumsel” di Radio BP Trijaya, Selasa (15/5).

“Info didapat tentang budaya luar Sumsel sehingga mereka budaya yang dipelajari kesana, mereka tidak tahu gua harimau, permainan lama di Sumsel, ini menjadi informasi terputus,” katanya.
Sebetulnya menurut Husni, jika marketing dan pengembangan pariwisata sejarah bagus dikemas oleh pemerintah bagus maka anak muda ini ada minat dengan wisata sejarah.
“Kita juga banyak sekali peninggalan seperti benda bersejarah keluar dari Indonesua dijual karena urusan perut, maka masyarakat juga harus di edukasi , dimana peninggalan bisa dirawat pemiliknya tapi melakukan pencatatan oleh pemerintah,” katanya.
Sedangkan Ari Afrizal , perwakilan agent travel melihat, sebagai travel agen, dirinya melihat Palembang lebih menjadi kota pariwisata MICE atau sport tourism, walaupun permintaan sejarah di Sumsel dan Palembang tetap ada.
“Wisata sejarah kita agen bukan tidak menjual tapi kita fokus sesuai permintaan mereka,” katanya.
Apalagi wisata sejarah di Palembang menurutnya, lebih banyak dari Malaysia, Jepang dan Belanda.
“ Itu tadi bagaimana pengemasannya bagaimana dan kurang promosi ke negara tetangga karena potensi wisata sejarah Sumsel dan Palembang ini bisa disamakan dengan Malaka, dimana bangunan lama di tata dengan rapi sehingga minat wisata orang mau berkunjung,” katanya.
Untuk itu menurutnya, perbaikan infastruktur ke lokasi pariwisata, penataan lokasi pariwisata sejarah harus segera dilakukan di Sumsel dan terutama di Palembang. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin dan Ishak Mekki Harus Mundur Jabatan Untuk Maju di DPR RI

Palembang, BP Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan waktu pengajuan daftar calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota pada ...