Home / Headline / Dikendalikan dari Lapas, 2 Kurir Narkoba Ditembak Mati

Dikendalikan dari Lapas, 2 Kurir Narkoba Ditembak Mati

Barang bukti 3 Kg shabu dan 5.000 butir ekstasi asal Malaysia diamankan BNNP Sumsel. BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Maraknya peredaran narkoba di wilayah Sumsel menjadi perhatian khusus Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel.  Dari pengembangan kasus peredaran narkoba diduga dikendalikan dari sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumsel.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan mengatakan, beberapa petunjuk yang didapat mengarah jika peredaran narkoba dikendalikan dari dalam lapas.

Baca:  Bupati OI Cuci Baju dan Bersihkan Kamar Sendiri

Untuk itu saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan ke salah satu Lapas di Sumsel untuk menangkap terduga pelaku yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut.

Salah satu pelaku tewas ditembak aparat. BP/HAFIDZ

Jika tertangkap maka pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas. Bahkan, jika pelaku melakukan perlawanan pihaknya dapat memberikan tembakan mati.

Seperti diketahui, BNNP Sumsel berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Sumsel dari tangan keempat tersangka, yakni H, Y, HN dan Y.

Baca:  Mendagri Ingatkan Bahaya Radikalisme , Narkoba, Korupsi Dan ketimpangan Sosial

Bahkan, BNNP Sumsel terpaksa menembak mati dua pelaku, yakni H (30) warga Balerang, Batam dan Y (31) warga Jakarta Timur. Serta barang bukti yang disita sebanyak 3 kilogram shabu dan 5.000 butir ekstasi asal Malaysia yang diduga akan diedarkan di Palembang dan sekitarnya.

John mengatakan, kedua tersangka tewas ditembak Tim Jaguar BNNP Sumsel saat penangkapan di kawasan Tanjung Api-Api. “Dua pelaku lainnya, yakni HN dan IS masih dilakukan pemeriksaan. Sebab, keempatnya diduga hanya berperan sebagai kurir,” tandasnya.

Baca:  Jadi Bandar Narkoba, Briptu Ahmad Fauzi Dipecat

Menurut Jhon, terungkapnya kasus ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan selama satu minggu, hingga saat para pelaku masuk wilayah Sumsel dengan membawa narkoba.

“Awalnya para tersangka menumpang kapal nelayan dari Malaysia menuju Batam, kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur laut dari Batam ke Barelang hingga sampai di kawasan Tanjung Api-api,” paparnya.

Namun saat dilakukan penyergapan, dua pelaku berusaha melawan untuk melarikan diri sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas yang mengakibatkan tersangka H dan Y tewas tertembak,” tegasnya. # idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penanganan Banjir di Kota Palembang Harus Fokus

Palembang, BP Banjir yang di terjadi di kota Palembang beberapa hari yang lalu nampaknya tidak pernah tuntas dibenahi oleh Pemerintah ...