Home / Pendidikan / Mahasiswa Harus Jadi ‘Agent of Change’

Mahasiswa Harus Jadi ‘Agent of Change’ ---Refleksi 20 Tahun Perjuangan Era 98---

PAMERAN: Sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas di Palembang saat melihat pameran foto Perjuangan 98 di Aula Universitas IBA, Jumat (4/5)

Palembang, BP
Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa seharusnya menjadi Agent of Change atau Agen Perubahan. Sehingga membawa ke arah kontrol sosial dan kebaikan dari zaman ke zaman.
Dan yang tak kalah penting juga sebagai amanat pendidikan, mahasiwa juga jangan sampai meninggalkan perannya sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pembelaraan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.
Demikian disampaikan oleh Ketua Pospera Sumsel Tumpal Simare Mare saat meninjau pameran foto perjuangan 1998 di Aula Universitas IBA Palembang, Jumat (4/5).
“Jadi ini mengenang 20 tahun perjuangan era 98 dari orde baru menjadi reformasi dengan pameran foto yang kita pajang bersama teman-tema Pena 98 dan juga pada BEM dan Dema Kampus,”ujar Tumpal Simare Mare.
Lanjut Tumpal, bahwa Pameran Foto Perjuangan 1998 ini akan digelar ditiga kampus di Palembang pada 3-21 Mei 2018 mendatang. Mulai dari Universitas IBA, Universitas Taman Siswa dan satu kampus masih menunggu konfirmasi.
Sentuhan refleksi ini diharapkan agar mengajak mahasiswa agar tidak hanya menjadi sosok yang kuliah-pulang, kuliah-pulang. Tapi juga sebagai Agent of Change, Irant Stock dan juga Social Control.
“Kita ingin memang mahasiswa tetap pada koridornya. Tidak terlibat politik praktis, tapi jangan sampai anti politik. Lebih kritis dengan apa yang terjadi di sekitar. Jadi yang kita dorong adalah gerakan moralnya,”jelasnya.
Kendati pun demikian diakui memang saat ini belum ada gejolak yang mengharuskan mahasiswa selayaknya era 1998 akan tetap diharapkan mengenang zaman tersebut sehingga mahasiswa tak lagi terjebak dengan hal yang bersifat hedonisme.
Sementara itu berdasarkan pantauan, pameran foto tersebut disaksikan oleh berbagai mahasiswa di Palembang. Baik mahasiswa PTN maupun PTS.
“Kalau lihat foto-foto ini jadi keinget zaman 1998. Dulu masih kecil,”tutur Silla, salah satu pengunjung dari Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri).
Mahasiswa Progam Studi Akuntansi ini menenambahkan bahwa memang peristiwa 1998 ini harus terus diingatkan dari zaman ke zaman. Apalagi saat ini sudah mengenang 20 tahun.
Sementara itu dikatakan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas IBA Muhammad Handal Bagaskara menyampaikan memang era saat ini banyak mahasiswa cenderung kurang kepedulian selain sebagai mahasiswa juga sebagai agent of change. Sehingga memang perlu sentuhan bagi mereka.
“Tapi di IBA saya pikir tidak, banyak juga juga yang masih memiliki jiwa aktivis. Ya, sekitar 75 persen. Sisanya karena di IBA banyak mahasiswa yang kerja,”terang Handal. #sug
Baca:  Prihatin Ekonomi Terpuruk, Mahasiswa Demo di DPRD Provinsi Sumsel
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

Palembang, BP Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya menetapkan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah jatuh pada hari Rabu 22 ...