Home / Pendidikan / Guru Zaman ‘Now’ Harus Melek Teknologi

Guru Zaman ‘Now’ Harus Melek Teknologi ---Pengurus PGRI Sumsel Gelar Pelatihan Guru---

PELATIHAN: Suasana pelatihan guru di era digitalisasi yang digelar oleh Pengurus PGRI Susmel di Aula SMA PGRI II Palembang, Jumat (4/5)

Palembang, BP

Berangkat dari pesatnya era globalisasi dengan zaman serba digital membuat Pengurus persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel mengajak agar guru selalu mengikuti perkembangan IT zaman now.

Apalagi berdasarkan data PGRI Sumsel, sebanyak 60 persen guru di Palembang dalam masa produktif. Maka dari itu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Palembang memberikan pelatihan digitalisasi kepada guru SMP, SMA, dan SMK PGRI.

Baca:  Guru Resah Dana Sertifikasi Belum Cair

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam bidang teknologi di era digitalisasi agar tak terdegradasi di era disrubtion 4.0 belakangan ini.

“Ini adalan bentuk kepedulian PGRI yang bekerjasama dengan Microsoft. Bahwa saat ini eranya generasi millenial dan era digitalisasi,” ujar Wakil Sekretaris PGRI kota Palembang, Surmana disela pelatihan digitalisasi di SMK 2 PGRI, Jumat (4/5).

Dikatakannya juga, kegiatan ini serentak dilaksanakan di 10 provinsi yang tersebar di 21 kota besar di Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini akan ada perubahan Agen of Changeng.

Baca:  Lakukan Verifikasi Ulang Guru Honor di Sumsel

“Jadi kita juga melakukan telekonference melalui Skype A Thon. Jadi guru wajib punya kompetensi seperti ini, saat sudah jaman now (jaman sekarang, red) jangan sampai guru banyak tidak tahunya,” jelasnya lagi.

Diakuinya, memang banyak guru yang gagap teknologi (gaptek) dikarenakan usia dan juga sarana prasarana yang tidak mendukung di sekolahnya.

“Kita ini punya dua warisan, pertama warisan guru pensiun dan kedua warisan sarana dan prasarana karena banyaknya sekolah rusak. Guru yangg produktif sekitar 60 persen. Sekarang saja kekurangan guru hampir 1000 an. Jadi yang paling mendesak guru SD dan SMP dan SMK juga sudah banyak kekurangan guru,” terangnya.

Baca:  Peraturan Diperketat, Pencairan Sertifikasi Terhambat

Senada dengan itu dikatakan oleh Pengurus Bendahara PGRI Sumsel Rusdiana berharap, dengan kegiatan ini akan membuka mindset para guru, dan juga cara pembelajarannya akan berubah. Para peserta akan dikasih aplikasi dan akun untuk belajar lebih di rumah.

“Setelah ini mereka akan mengajarkan kepada siswanya masing-masing dengan sistem teknologi, jadi ada inspirasi dan tidak monoton,” pungkasnya.

Dikatakan dia, bahwa jika guru selalu mengikuti perkembanhan zaman maka kualitas siswa juga akan maksimal. Pasalnya, tantangan siswa dari tahun ke tahun berbeda sehingga target dan wawasan juga harus meningkat. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

Palembang, BP Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya menetapkan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah jatuh pada hari Rabu 22 ...