Home / Headline / Singgahi Rumah 100 Tiang, Makan Duku Bareng Warga

Singgahi Rumah 100 Tiang, Makan Duku Bareng Warga

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut empat Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas mengunjungi rumah 100 tiang yang sudah berdiri sejak tahun 1811.

Kayuagung, BP–Berjarak 100 meter dari Jalan Tanjung Lubuk, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), siapa sangka desa yang bernama Sugih Waras ini memiliki rumah panggung bersejarah yang sudah berusia 207 tahun.
Arsitektur dominan dibalut dengan bangunan kayu yang memiliki lebar 16 meter dan panjang 35 meter disangga pancang sebanyak 100 tiang kayu hingga dikenal dengan sebutan rumah 100 tiang yang sudah berdiri sejak tahun 1811.
Berhadapan dengan Sungai Komering, rumah bersejarah milik Pangeran Redjed Wiralaksana ini dihuni oleh keturunan yang keempat yakni Edi Johan.

Baca:  Proses BLUD Harus Sesuai Aturan, Pemkab Muba Siap Dukung

Rabu (2/5) siang, rumah bersejarah tinggi itu disinggahi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut empat, Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas.
“Kami senang dengan kedatangan Pak Dodi-Giri. Membaur dengan warga pedesaan sambil makan duku komering,” ungkap penghuni Rumah 100 Tiang, Edi Johan.
Diceritakan Edi, dahulu rumah 100 tiang ini merupakan rumah persinggahan tokoh-tokoh masyarakat dan menjadi pusat pertemuan.
“Bangunan rumah ini terbuat dari kayu unglen dan kayu serumpun yang diukir dalam bentuk ukiran 3 dimensi dan lukisan. Oleh Pangeran Redjed dibuatlah rumah tersebut dengan menggunakan jasa arsitek yang berasal dari Cina dan Arab sehingga rumah tersebut kaya akan hiasan yang bermotif Arab, Timur Tengah, dan juga Melayu,” terangnya.
Ke depan, lanjutnya, Edi berharap rumah 100 tiang mendapatkan prioritas untuk pemeliharaan tanpa menghilangkan maupun mengurangi nilai bersejarah dari rumah itu sendiri.
“Kami juga berharap nanti kalau Pak Dodi-Giri mendapatkan amanah memimpin Sumsel lima tahun ke depan akan menambah spot kuliner tradisional di sini sehingga wisatawan bisa terus bertambah,” harapnya.
Sementara itu, Cagub dan Cawagub Sumsel nomor urut empat Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas mengaku, takjub dengan keberadaan rumah 100 tiang berusia 207 tahun tersebut.

Baca:  Muba Jadi Percontohan Kabupaten Layak Anak

“Ke depan yang menjadi perhatian kami yakni pembangunan infrastruktur jalan menuju rumah ini sehingga wisatawan akan mudah untuk berkunjung,” tuturnya.
Dodi menambahkan, rumah 100 tiang ini nantinya tidak hanya sekadar cagar budaya saja tetapi keaslian dan nilai sejarahnya harus tetap terawat.

“Rumah ini sangat bersejarah, ini tugas kita bersama untuk tetap menjaganya,” pungkasnya. Orel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pesona Puteri “Yang” dari Muntok Isteri Sultan Palembang

Oleh: Pengamat sejarah kota Palembang : Kms. H. Andi Syarifuddin Sebagaimana diketahui, dulu, Pulau Bangka Belitung termasuk dalam bagian wilayah Kesultanan ...