Home / Pendidikan / Mahasiswi Zaman Now Harus ‘Melek’ Wirausaha 

Mahasiswi Zaman Now Harus ‘Melek’ Wirausaha  --- Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi) Woman Will---

MAHASISWI: Talkshow Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi) Woman Will soal wirausaha zaman digital bagi mahasiswi dan generasi, Rabu (2/5).

Palembang, BP
Pesatnya era globalisasi belakangan ini membuat peran wanita terutama bagi mahasiswi dan generasi muda zaman now harus ‘melek’ wirausaha. Terutama era gadget dan derasnya teknologi semakin canggih dengan berbagai kemudahannya.
Terbukti, di era milenial ini banyak generasi muda perempuan yang masih mahasiswi menjadi owner dari berbagai usaha. Mulai dari kuliner, online shop dan lain sebagainya.
Demikian terungkap dalam Talkshow Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) Woman Will bagi mahasiswi dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Sumsel spesial moment Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Aula Kedai Tiga Nyonya, Rabu (2/5).
Hadir sebagai narasumber Ririn Yuniarti, seorang pengusaha wanita dari Google Indonesia, Lucianty pengusaha De Matto dan Kordinator Woman Will Nindy dan dipandu oleh Miss Internet 2017 Anggun Prisma.
“Jadi ini adalah Ngobrol Pintar Inspiratif atau kita namakan Ngopi khusus mahasiswi-mahasiswi spesial momen Hardiknas 2018,” ujar Ketua Pelaksana Ngopi Women Will, Fatkurohmas, S.Sos.
Lanjut pria yang akrab dipanggil Fathur ini menambahkan bahwa acara ini digelar untuk menggugah para generasi perempuan di Sumsel untuk mampu mengambil peluang usaha di era digital. Era dimana berbagai pengusaha muda terus muncul dengan segala usahanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ruri Ririn Yuniarti, seorang pengusaha wanita dari Google Indonesia menyampaikan banyak peluang yang bisa diambil di era digital. Misalnya, dari internet ada google primer, aplikasi bisnis dan lain sebagainya. Belum lagi di era media sosial ada facebook, instagram dan banyak lagi yang lainnya.
“Jadi mulai lah yang terkecil, bisa pakai yang gak make modal melalui media sosial. Sehingga lambat laun bisa terbiasa nantinya. Saat ini banyak media sosial yang bisa dijadikan usaha,”terang pengusaha kuliner ini.
Alumni Universitas Padjajaran ini mengaku bahwa tantangan era gadget ini bisa dilihat dari dua sisi. Yakni peluang dan tantangan. Banyak peluang yang bisa dilakukan juga sebut saja online shoop. Pasalnya, di era ini banyak masyarakat yang ke mall dan plaza bukan untuk berbelanja tapi ke kuliner. Karena banyak mereka berbelanja melalui online shoop.
“Nah ini peluang yang bisa kita ambil, apalagi bagi kita generasi muda yang masih mahasiswi,”jelasnya.
Hal senada dikatakan Lucianty bahwa menjadi wirausaha yang penting bagi generasi muda adalah tekad dan menghilangkan rasa malu. Pasalnya, bagi generasi muda biasanya malu untuk berjualan, padahal banyak peluang yang bisa diambil bagi mahasiswa karena sering berada di kampus dengan banyak usaha kantin.
Jadi, menurutnya mulai lah dari usaha kecil. Jangan melihat seorang pengusaha sukses itu hasil kesuksesan disaat ini tapi prosesnya. Misalnya, Lucianti mencontohkan dirinya yang memiliki 18 Alfamart, Restaurant Kuliner, De Matto, dan 12 SPBU yang ada di Sumsel, Bekasi dan Jogjakarta.
“Misalnya saya sejak SD, berjualan nitip es di kantin kemudian pulangnya saya ambil hasilnya. Nah itu contoh memulai, itu dulu. Jika sekarang kan peluang besar diera gadget, tentu banyak sekali peluang yanh bisa diambil nagi mahasiswi sembari kuliah,”pungkasnya. #sug
Baca:  5000 Mahasiswa Awasi Pilkada Di Sumsel
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

UIN Bakal DO Mahasiswa Panganut 10 Semester

Palembang, BP Pihak otoritas Perguruan Tinggi Negeri Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mengklaim sebagian mahasiswanya terlalu lamban dalam ...