Home / Pemerintahan / Mahyudin Prihatin SN Divonis 15 Tahun

Mahyudin Prihatin SN Divonis 15 Tahun

Mahyudin

Jakarta, BP–Politisi Golkar Mahyudin mengaku prihatin atas vonis hakim Tipikor Jakarta yang menjatuhkan hukuman pidana 15 tahun penjara terhadap Setya Novanto (SN) dalam kasus korupsi E KTP yang merugikan negara sekitar Rp 2 triliunan. Vonis tersebut dinilai terlalu berat bila mendengarkan fakta persidangan SN tidak  pernah menerima atau mengambil uang dari seseorang. “Sebagai teman baik, saya merasa prihatim. Mungkin hakim memiliki pertimbangan lain, kita menghormati putusan tersebut,” ujar Mahyudin di ruangan kerjanya Gedung MPR Jakarta, Kamis (26/7).

Baca:  RAPBN 2019 Berpihak kepada Masyarakat Kecil

Menurut Mahyudin, fakta persidangan juga tidak ada seorang pun yang mengaku pernah memberikan duit kepada SN. Apalagi SN dituduh sebagai orang yang mengatur dan membagikan duit, padahal orang yang mengaku diatur tidak ada. “Saat itu jabatan SN Ketua Fraksi Golkar. Bagaimana mungkin dia bisa mengatur proyek. Dia bukan bagian anggaran dan bukan Ketua Komisi II yang mengurusi soal E KTP,”  kata Mahyudin yang juga Wakil Ketua MPR tersebut.

Baca:  Data BPS Beda Dengan BPJS Soal Orang Miskin

Mahyudin berharap penegak hukum tidak berhenti di SN saja, harus mengembangkan serta menyelidiki pihak lain. Soalnya anggaran untuk proyek tersebut sangat besar, mencapai 6 triliunan rupiah.  “Saya tidak yakin bila SN dituduh sebagai pengatur. Masih ada yang orang hebat  bermain dalam proyek itu,” tuturnya seraya menambahkan, SN bisa menggunakan haknya untuk melakukan banding atau kasasi bila memiliki bukti baru. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Budayakan Keselamatan Kerja, Pertamina EP Asset 2 Dirikan HSSE Demo Room dan Training Center

Prabumulih, BP— Kegiatan usaha hulu minyak dan gas merupakan kegiatan dengan tingkat risiko tinggi khususnya dalam hal aspek keselamatan kerja. ...