Home / Headline / Kisah Samad Dan Lima Batang Kapur

Kisah Samad Dan Lima Batang Kapur

BP/IST
Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang mengikuti Seminar Spirit Of Indonesia di Akademik Center (AC) UIN RF Palembang, Sabtu (21/4)

Palembang, BP

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang mengikuti Seminar Spirit Of Indonesia di Akademik Center (AC) UIN RF Palembang, Sabtu (21/4)
Dihadapan ribuan peserta Road Show Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Abraham Samad mengisahkan tentang masa kecilnya.
Samad menerangkan, bahwa betapa pentingnya menjaga akhlak dan integritas untuk menjaga diri dari tindakan yang koruptif.
Dia menceritakan, tentang kenakalan di masa kecil yang membuat orang tuanya marah besar. Ketika itu, dirinya sempat terpergok sang bunda ketika membawalima  batang kapur dari sekolah dan ulahnya itu karena ikut-ikutan teman sekelasnya.
“Jadi, waktu itu saya bawa lima batang kapur ke rumah, dan saya letakan di depan papan tulis yang ada di rumah. Ibunda saya melihat kapur yang saya bawa tersebut. Lantas ibunya menghampiri dirinya dan ibunya bertanya apakah kapur tulis yang diambilnya sdh ada izin dari ibu guru,” katanya.
Dirinya mengatakan, ibu guru tidak berkata kata apa apa dan dirinya beranggapan kapur tulis tersebut boleh diambil, Dan ibunya mengatakan kapur tulis yang kamu bukan milikmu dan meskipun kapur tulis tersebut tidak ada harganya.
“Harus kamu kembalikan. itu kata ibu saya,” katanya.
(Waktu itu) dirinya sangat menyesali perbuatan tersebut dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali. “Itu berlanjut hingga sekarang. Hal itulah yang saya pelajari, bahwa kita tidak boleh mengambil hak orang lain,” katanya.
Dalam seminar itu juga, hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Anggota DPR RI Akbar Faizal, seniman Tubagus Dedi S Gumelar, dan Rektor UIN Raden Fatah, Sirozi.
Rektor UIN Raden, Fatah Sirozi mengaku, bangga dengan kehadiran toko-tokoh besar di acara ini. Dirinya pun berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dapat mengambil ilmu dari para tokoh-tokoh yang hadir.
“Saya harap, mahasiswa yang langsung face to face dengan tokoh-tokoh besar ini bisa mengambil ilmu dan bisa menjadikan semangat. Sehingga ke depan, khususnya mahasiswa UIN Raden Fatah bisa menjadi calon pemimpin-pemimpin Indonesia yang baik nantinya,” ujarnya.
Sementara, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Raden Fatah, Imam Santoso, didampingi ketua pelaksana Bobi Dwi Wahyu mengatakan, UIN Raden Fatah merupakan univeristas yang ke 19 dari 150 universitas di Indonesia yang terpilih menjadi tuan rumah Roadshow seminar motivasi KAMI Indonesia di tahun 2018.
“Roadshow KAMI Indonesia ini untuk membangkitkan kecintaan kepada bangsa Indonesia karena saat ini generasi muda lebih cenderung acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nilai Hutang Pemprov Sumsel Turun Hingga Sebesar Rp.464, 317 Miliar

Palembang, BP Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki memberikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan ...