Home / Headline / Geger, Bapak dan Anak Ditemukan Mengapung dan Tergantung

Geger, Bapak dan Anak Ditemukan Mengapung dan Tergantung

Polisi dan warga memeriksa sekitar kebun tempat ditemukannya jasad Saitul yang tergantung di pohon dalam keadaan membusuk. BP/YAHABIBI

PALI, BP–Warga Desa Persiapan Marga Mulya atau Talang Beton, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak geger menyusul ditemukannya dua mayat yang telah membusuk pada waktu berbeda dan tempat berlainan.

Setelah dievakuasi, kedua jasad  tersebut diketahui adalah bapak dan anak. Temuan pertama adalah jasad Stan (80), warga Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara. Jasad Stan ditemukan di sebuah kubangan air dengan posisi telungkup di kebun miliknya pada Kamis (12/4) sekitar pukul 16.00.

Jasad Stan tergeletak di sungai tidak jauh dari tempat anaknya, Saitul, ditemukan tergantung di pohon.

Pada Jumat (13/4) pagi sekitar pukul 08.00, warga kembali menemukan jasad Saitul (45) yang tak lain adalah anak Stan, dengan posisi tergantung di sebuah pohon. Posisi temuan pertama berjarak sekitar 300 meter, masih dalam kebun milik korban.

Baca:  7 Orang Satu Keluarga Tewas Disambar Petir
Jasad Saitul saat ditemukan sama dengan jasad ayahnya,  telah membusuk, dan dari keterangan warga sekitar kejadiannya sekitar lima hari lalu.
“Ada yang melihat kedua korban masih beraktivitas lima hari yang lewat, dan setelah itu tidak ada yang melihatnya lagi,” ungkap A Rivai, Kepala Desa Tanding Marga, Jumat (13/4).
Ditambahkan Kades, kedua korban merupakan warga Desa Tempirai Selatan yang mempunyai kebun di wilayah desa persiapan Marga Mulya. “Keduanya pendatang, hanya numpang berkebun,” ucap Kades.
Sementara dari keterangan Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian, dugaan sementara jasad Saitul karena bunuh diri. Sebab saat ditemukan lidah korban terjulur dan ada cairan sperma keluar.
Untuk jasad Stan yang ditemukan sebelumya, dikatakan Kapolsek bahwa korban mempunyai riwayat penyakit asma. “Dari kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan saat ini jasad kedua korban sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan, namun sebelumnya sudah kita lakukan visum,” pungkasnya. #hab
Baca:  Perkelahian Maut, Satu Tewas Satu Luka Berat
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Apriyadi: Tahun 2018 Piala Adipura Harus Kembali ke Muba

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin targetkan meraih kembali piala adipura ke-12 pada tahun 2018, yang mana gagal pada tahun 2017 ...