Home / Headline / Pemprov Sumsel dan KPK Bahas Rencana Aksi Sektor SDA

Pemprov Sumsel dan KPK Bahas Rencana Aksi Sektor SDA

Palembang, BP–Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesi melakukan rapat koordinasi pembahasan rencana aksi sektor  sumber daya alam (SDA) dan optimalisasi penerimaan daerah Provinsi Sumsel, di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (2/4).

Rakor tersebut ditargetkan dapat membawa Sumsel menjadi provinsi terdepan dalam mewujudkan provinsi yang bebas korupsi serta dapat mewujudkan tata kelola SDA yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang diwakili Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar memastikan jika Pemprov Sumsel siap menindaklanjuti rencana aksi sesuai dengan kesepakatan dan komitmen yang akan ditandatangani.

Baca:  Punya Lima Alex Noerdin, Indonesia Lebih Baik

“Tantangan ke depan akan semakin kompleks dalam pengelolaan SDA di Sumsel. Namun dengan kerja keras dan kerja sama yang baik antara KPK, Pemprov, Pemerintah Kabupaten/Kota dan instansi teknis vertikal lainnya, saya yakin hal sulit tersebut akan kita atasi,” ujar Nasrun.

Dikatakan dia, rakor dan supervisi pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi 2018 di Sumsel ini guna menindaklanjuti hasil rakor program pemberantasan korupsi terintegrasi pada 1 Februari 2018 lalu, di Kantor KPK RI.

Sebelumnya Sumsel telah berhasil melakukan penataan di sektor pertambangan khususnya mineral dan batubara, maka selayaknya program penataan tersebut akan diikuti oleh sektor lain seperti kehutanan, perkebunan, kelautan, dan perikanan.

Baca:  Alex Noerdin Minta Demo di Jakarta Tidak Anarkis

Seperti diketahui, Sumsel merupakan provinsi terkaya kelima di negara yang memiliki potensi dan SDA kehutanan, perkebunan, pertambangan, kelautan dan perikanan yang berlimpah. Salah satu sektor andalan SDA Sumsel meliputi Sumber Daya Mineral.

Berdasarkan data potensi atau cadangan yang ada Sumsel memiliki 22,24 miliar ton batubara dan. Bahkan, berdasarkan laporan penelitian oleh NEDO Jepang pada 2008 potensi batubara Sumsel mencapai 47,1 miliar ton. Cadangan minyak bumi sebesar 704.518 MSTB, gas buni 25.015 BSCF serta panas bumi sebesar 1.911 Mwe.

Baca:  Laksanakan 2 Program Sekaligus, Pemprov Sumsel-KPK Kerja Sama

“Potensi ini merupakan berkah bagi Sumsel untuk mengoptimalkan pengelolaan SDA yang ada di daerah ini guna meningkat taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah 3 Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Dian Patria mengungkapkan, rakor ini me-refresh yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Menurutnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibicarakan.

“Intinya kami di KPK memberikan kemudahan-kemudahan dan percepatan serta mengurangi  birokrasi, tapi pengendalian tidak boleh dikurangi. Kita hanya mempersempit ruang potensi kerugian negara melalui sistem,” tutup dia. #adv

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin dan Ishak Mekki Harus Mundur Jabatan Untuk Maju di DPR RI

Palembang, BP Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan waktu pengajuan daftar calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota pada ...