Home / Headline / Di Tuah Negeri, Dodi Dijuluki Gubernur Petani Karet

Di Tuah Negeri, Dodi Dijuluki Gubernur Petani Karet

Tuah Negeri, BP–Upaya meningkatkan kualitas dan harga karet yang dilakukan Calon Gubernur Sumsel nomor urut empat Dodi Reza Alex bukan sekadar wacana, Bupati Musi Banyuasin yang sedang cuti ini sudah sukses mensejaterahkan petani karet di Musi Banyuasin.
Dalam kesempatan menggelar kampanye monologis bersama Tokoh Masyarakat dan ribuan masyarakat di Desa Dharma Sakti
Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (31/3) alumni Universite Libre de Bruxelles – Belgia itu mendapat julukan Gubernur petani karet dari masyarakat.
“Hanya Dodi yang memikirkan nasin petani karet dan sudah terbukti, hanya Dodi yang punya program untuk petani karet. Pak Dodi ini memang Gubernurnya petani karet,” ungkap Tokoh Masyarakat Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, Warsino.
Lanjut Warsino, warga Musi Rawas hanya berharap dengan Dodi Reza Alex Noerdin untuk membenahi kualitas dan harga karet di Musi Rawas.
“Kami yakin petani karet di Musi Rawas nantinya apabila pak Dodi terpilih jadi Gubernur Sumsel akan sejahtera seperti petani karet di Muba,” harapnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua Persatuan Jawa-Sumatera (Pujasuma) Kecamatan Tuah Negeri, Yuyu Wahyudin. Ia mengatakan, apabila harga karet bisa normal dan kualitas karet semakin membaik otomatis masyarakat Tuah Negeri yang sebagian besar berpenghasilan dari bertani karet akan sejahtera.
“Pak Dodi kami nilai sangat layak memimpin Sumsel ini lima tahun ke depan. Sumsel tentu akan semakin lebih baik dan pembangunan infrastruktur akan merata,” tegasnya.
Sementara itu, Cagub Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan banyak cara untuk meningkatkan harga dan kualitas perkebunan karet di kalangan petani rakyat.
“Misalnya saja dengan program pencampuran karet untuk bahan baku pembangunan aspal. Tentu apabila, program ini dilakukan harga karet ke depan tidak akan lagi turun sangat drastis,” jelasnya.
Dodi menambahkan, upaya lain untuk meningkatkan kualitas perkebunan karet yakni dengan cara melakukan peremajaan perkebunan karet milik petani rakyat. “Dengan cara ini, karet yang sudah berumur diatas 25 tahun akan kembali produktif dan hasil karet akan semakin berkualitas,” pungkasnya.
Dalam kesempatan cagub zaman now ini kampanye monologis bersama ribuan warga, sangat disambut antusias khususnya oleh masyarakat di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas.#arf
Baca:  Dodi, 2 Tahun Pertama di Muba Fokus Infrastruktur
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Surat Suara Cadangan 2,5 Persen Dari DPT

Palembang, BP Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Sumsel akan ditetapkan pada 21 April mendatang oleh KPU Sumsel. Surat suara ...