Home / Headline / Minta Prioritaskan Guru Honorer

Minta Prioritaskan Guru Honorer Pemprov Buka Lowongan CPNS

Palembang, BP–Pemerintah memprioritaskan bidang pendidikan dan kesehatan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Juli 2018. Pasalnya, jumlah guru dan dokter masih minim.

CPNS 2018 akan dibuka seluruh Kementerian Lembaga dan daerah. Tapi khusus di bidang-bidang utama, bidang kesehatan dan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan Askweni mengatakan, jumlah guru di Sumsel sebanyak 113 ribu orang.

“Dari 113 ribu itu, 41 ribu lebih atau sekitar 36,5 persen adalah guru honor. Artinya di Sumsel masih sangat kekurangan guru,” katanya, Senin (21/3).

Indikasi Sumsel kekurangan guru, menurutnya, di sekolah-sekolah di daerah, yang menjadi PNS hanya kepala sekolahnya saja, atau bagian Tata Usaha, sedangkan guru-gurunya masih honor.

Baca:  Jelang Pilkada, Harnojoyo 'Tebar' Insentif Ribuan Guru Honorer

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menambahkan, jika pemerintah akan membuka kembali lowongan CPNS, maka utamakan guru honor.

“Tapi guru honor yang diangkat PNS ini harus memenuhi kriteria, seperti mesti S1, lama pengabdian sesuai kebutuhan. Dan kalau bisa, guru honor yang diangkat menjadi PNS itu harus putra daerah,” katanya.

Setelah guru honor ini diangkat menjadi PNS, jika ada kekurangan bisa diambil dari sarjana yang baru lulus. Lihat juga masa pengabdiannya. Untuk guru honor masa pengabdian tahun 2005 ke bawah, sebaiknya tanpa melalui tes.

Baca:  Jelang Pilkada, Harnojoyo 'Tebar' Insentif Ribuan Guru Honorer

“Utamakan yang guru honor. Mereka selama ini sudah ada nilai atau bobot. Selain itu memiliki pengalaman dan pengabdian. Terlebih, mereka ini menjadikan profesi guru sebagai jalan hidup,” katanya.

Dikatakan, DPRD Sumsel akan segera menggelar rapat untuk membahas soal ini dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel. Pembahasan terkait jumlah kebutuhan guru di Sumsel dan pengangkatan guru honor menjadi PNS.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo, MPd mengatakan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Juli 2018 bisa mengatasi kekurangan guru di Sumsel. “Kita kekurangan guru SMA/SMK. Jumlahnya lebih dari 2.300 orang dan akan terus bertambah,” ujarnya, Rabu (21/3).

Baca:  Jelang Pilkada, Harnojoyo 'Tebar' Insentif Ribuan Guru Honorer

Hal tersebut, menurut dia, disebabkan guru pensiun atau berakhirnya masa kerja ikatan dinas. Jumlah guru yang pensiun ini tidak diimbangi dengan penerimaan yang membuat ketidakidealan proses kegiatan belajar mengajar. “Selain itu, ada juga disebabkan guru mutasi dan lainnya,” terangnya.

Disinggung mengenai jadwal penerimaan CPNS dan kuota yang dibutuhkan di tahun ini, Widodo mengaku hal tersebut sepenuhnya wewenang pemerintah.

“Tapi yang jelas, harapan kita segera dapat dicukupkan mengingat kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan,” pungkasnya. #osk/sug

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penanganan Banjir di Kota Palembang Harus Fokus

Palembang, BP Banjir yang di terjadi di kota Palembang beberapa hari yang lalu nampaknya tidak pernah tuntas dibenahi oleh Pemerintah ...