Home / Headline / Penipu PTT Dinkes Dipecat dari PNS

Penipu PTT Dinkes Dipecat dari PNS PN Sekayu Jatuhkan Vonis 3 Tahun Penjara

Sekayu, BP–Pelaku penipuan dan janji yang disertai permintaan uang ratusan juta rupiah oleh Mega Elisyah (ME) terhadap tenaga medis PTT di Dinkes Muba selesai diadili. Pengadilan Negeri Sekayu memvonis hukuman penjara selama 36 bulan (3 tahun). Keputusan yang telah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap ini menyeret ME tidak saja ke balik jeruji besi tetapi berlanjut pada pemberhentian ME secara tidak dengan hormat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Tim Dewan pertimbangan pelaksanaan penjatuhan hukuman disiplin (DP3HD) merekomendasikan kepada pejabat yang berwenang (PyB ) dalam hal ini Sekda untuk merekomendasikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), bahwa PNS atas nama Mega Elisyah dijatuhi hukuman disiplin berupa pemberhentian tidak dengan hormat,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Muba Sunaryo, Selasa (20/3/2018).

Baca:  Video Pungli Viral, Oknum Polantas Diperiksa Propam

Pemberhentian pegawai yang bekerja di Kantor Kelurahan Bayung Lencir tersebut, sambung Sunaryo, dikarenakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 250 Huruf D Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pasal tersebut menerangkan PNS diberhentikan secara tidak hormat apabila dipidana dengan pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan hukuman pidana penjara paling singkat dua tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana.

“Itu juga sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Sekayu. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan yang dilakukan secara berlanjut,” kata Sunaryo.

Sebelumnya, majelis hakim yang diketuai Eti Koerniati, SH, dalam putusan no. 1140/Pid.B/2017/PN.Sky tanggal 27 Pebruari 2018 menyatakan terdakwa Mega Elisyah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan primer Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Atas dasar itulah terdakwa dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Baca:  Pungli Penerimaan Pegawai Dinkes Muba, Polri Kumpulkan Data

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan hukuman tiga tahun enam bulan penjara. “Terdakwa menerima vonis tersebut dan tidak mengajukan upaya hukum dan kita juga tidak melakukan upaya hukum. Putusannya saat ini sudah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap,” tandas Kasi Pidum Kejari Muba Indra, SH.

Sekedar informasi, Tim Pidkor Polres Muba menetapkan Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Mega sebagai tersangka dugaan Pungli PTT Medis Kabupaten Muba. Adapun modus tersangka melakukan pungli yakni dengan cara mengumpulkan uang dari pihak yang ingin diterima atau diangkat sebagai PTT Medis daerah atau pusat.

Baca:  ‘Widodo Kecil’ Tersangka Ke-4 Pungli di Disdik Sumsel

Dalih MR meminta sejumlah uang adalah untuk masuk sebagai PTT Medis, korban harus menyetor uang yang besarannya bervariasi. Untuk PTT daerah sebesar Rp30 juta dan PTT pusat Rp45 juta. Kegiatan pungli PTT Medis yang dilakukan tersangka berlangsung sejak 2015 lalu hingga 2017.

Bupati Muba non aktif, Dodi Reza Alex sebelumnya telah berkali-kali menyerukan agar jajaran ASN Muba tidak melakukan jual beli jabatan, baik mutasi, rotasi, maupun promosi. Kejadian yang menimpa ME ini juga menjadi perhatian Dodi sejak awal tahun lalu kala dirinya belum cuti. Saat Itu kepada media dirinya menegaskan akan menyikat habis praktik curang dan korup di jajaran Pemkab Muba.#arf

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Apriyadi: Tahun 2018 Piala Adipura Harus Kembali ke Muba

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin targetkan meraih kembali piala adipura ke-12 pada tahun 2018, yang mana gagal pada tahun 2017 ...