Home / Headline / Blusukan Di Pasar Tangga Buntung, Pasangan MUSI Komitmen Perhatikan Pedagang

Blusukan Di Pasar Tangga Buntung, Pasangan MUSI Komitmen Perhatikan Pedagang

BP/IST
Pasangan no urut 4 Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) menyambangi Pasar Tangga di Jl. Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Senin (19/3).

Palembang, BP

Pasangan no urut 4 Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) kembali blusukan ke pasar tradisional. Kali ini nasionalis religius ini menyambangi Pasar Tangga di Jl. Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Senin (19/3).
Pasangan MUSI mulai blusukan pada pukul 09.00 dimulai dengan mengunjungi para pedagang seperti, pedagang sayur, telor, daging, pedagang tempe, dan pedagang buah buahan.
Dengan keramahan dan kesahajaannya MD sapaan Mularis Djahri membeli beberapa dagangan yang dijual pedagang sembari mengobrol dan diskusi soal keadaan pasar dan sosialisasi pencalonan.
MD juga menyempatkan diri membeli barang secara simbolik, seperti memberi telur 4 kg, membeli cabe 1 kg yang dibagi 4 bungkus.
Kondisi pasar yang sempit dan kumuh menjadi perhatian pasangan MUSI pada saat blusukan di pasar ini. Pasar Tangga buntung sudah berdiri sejak 40 an tahun yang lalu pindahan dari pasar Lorong manggis.
“Sejak dulu warga sekitar dijanjikan akan dilakukan renovasi oleh pemkot untuk dijadikan pasar 2 tingkat, namun hingga saat ini belum terealisasi,” kata Mardian penjual pempek di Pasar Tangga Buntung.

Baca:  Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Sumsel Pelihara Apa Yang Sudah Disajikan Oleh Pendahulu Sumsel

“IYa, Pasar ini sudah sejak 40an tahun seperti inilah, ya palingan warga sekitar pasar berinisiatif membuka lapak, sehingga jadi rame begini, dulu pernah ada info pemkot mau bangun 2 tingkat, tapi sampai sekarang belum dilaksanakan,” Kata pria 50 tahun ini.

BP/IST
Pasangan no urut 4 Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) menyambangi Pasar Tangga di Jl. Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Senin (19/3).

Menanggapi hal ini MD mengatakan, pasar ini mencakup 2 kecamatan, yaitu Ilir barat 2 dan gandus, sehingga tidak representative pasar sekecil ini menampung 2 kecamatan.
“Kita sudah keliling dan pantau untuk saksikan langsung, kita dapat masukan dari para pedagang yang bilang kalau pasarnya ini sudah tidak kondusif lagi, jadi perlu perbaiki infrastruktur,” kata pengusaha sukses ini.
Menurutnya, masyarakat yang datang ke pasar juga sudah menurun karena kondisi pasar yang tidak representative sehingga menyebabkan pendapatan pedagang juga menurun.
“Saya turun agar dapat info faktual, sebagai masukan bagaimana kebijakan saya nanti saat diberi amanah warga Palembang, saya harus tahu betul terlebih dahulu apa yang diharapkan oleh masyarakat seperti ketersediaan bahan pokok dan kondisi pasar,” katanya.
Pihaknya berkomitmen jika diamanahkan untuk memimpin Palembang maka pasangan MUSI akan memprioitaskan kondisi pasar dan para pedagang (UKM).
“Pasar yang tidak layak harus diperbaiki, UKM yang butuh permodalan harus dibantu. MUSI menawarkan program 1RW4NA (1 RW 4 Wirausaha) yang bisa memberikan bantuan permodalan UKM mencapai 25 juta rupiah tanpa agunan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kembali Ke Identitas  Budaya Kota  Palembang

Palembang, BP Pemerintah kota (Pemkot) Palembang dinilai membangun kebudayaan kota Palembang tanpa dasar dan konsep,  hal ini dipertanyakan sejumlah pihak ...