Home / Headline / Forum Pemuda NKRI Dan FPK Sumsel Serta FPKUB Sumsel Tinjau Lokasi Perusakan Gereja Di OI

Forum Pemuda NKRI Dan FPK Sumsel Serta FPKUB Sumsel Tinjau Lokasi Perusakan Gereja Di OI

BP/IST
Beberapa Organisasi Kepemudaan (GP Anshor, Banser NU, Pemuda Pancasila, PMII, HMI, IPPNU, GAMKI, GMKI, HPP MURATARA, IPTI, PMKRI dan Pemuda Katolik) yang terhimpun dalam Forum Pemuda NKRI dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) , Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) Provinsi Sumsel bersama – sama mengunjungi Desa Mekar Sari, Rantau Alai, Ogan Ilir (OI) guna meninjau langsung lokasi kejadikan perusakan gereja di desa Mekar Sari, Sabtu (10/3).

Palembang, BP

Beberapa Organisasi Kepemudaan (GP Anshor, Banser NU, Pemuda Pancasila, PMII, HMI, IPPNU, GAMKI, GMKI, HPP MURATARA, IPTI, PMKRI dan Pemuda Katolik) yang terhimpun dalam Forum Pemuda NKRI dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) , Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) Provinsi Sumsel bersama – sama mengunjungi Desa Mekar Sari, Rantau Alai, Ogan Ilir (OI) guna meninjau langsung lokasi kejadikan perusakan gereja di desa Mekar Sari, Sabtu (10/3).
Kunjungan ini disambut hangat oleh ketua stasi (Pengurus Gereja), Camat, Kapolres OI , Anggota DPRD OI serta masyarakat Desa Mekar Sari.
“Kami merasa terhibur dan didukung, kunjungan ini menunjukkan bahwa kami tidak sendiri. Kehadiran kalian menunjukkan bahwa orang muda di Sumatera Selatan selalu bergandengan tangan menjaga dan mendukung satu sama lain”, kata Bapak Irenasius selaku pengurus gereja.
Informasi yang didapat melalui dialog bersama, mengungkapkan bahwasa nya upaya perusakan gereja ini murni tindakan kriminal, tidak ada kaitannya dengan unsur SARA.
Desa Mekar Sari pada dasarnya selalu hidup rukun dan berdampingan, sejauh ini tidak pernah terjadi konflik SARA di desa ini. Komunikasi antarmasyarakat selalu terjaga baik.
Didesa Mekar Sari terdapat tiga rumah ibadah yang selama ini melaksanakan kegiatan keagamaan dengan rukun dan damai.
Orang muda bersama masyarakat diharapkan jangan terprovokasi dengan kejadian seperti ini, justru kejadian ini menjadi pengingat untuk semakin mempererat hubungan bermasyarakat satu sama lain.
Setelah kejadian yang mengakibatkan beberapa kerusakan serta hilangnya pompa air yang biasanya digunakan bersama oleh masyarakat, kondisi gereja saat ini sudah diperbaiki, tinggal sedikit tahap finishing.
Ahmad Marzuki ketua Rombongan dan juga sekretaris FPK Sumsel menghimbau, agar OKP bersama masyarakat tetap bergandengan tangan untuk mengawal kasus ini. Serta selalu waspada dan jangan terprovokasi terhadap kemungkinan kembali terjadi nya kejadian-kejadian serupa.
Harapannya, kejadian ini tidak terulang lagi, sehingga, semboyan Zero Konflik milik Sumatera Selatan tetap terjaga.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

MK Ditengarai Disusupi Kepentingan Politik

Jakarta, BP–Anggota MPR, Benny Ramdhani, mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) ditengarai telah disusupi kepentingan politik dengan target politik tertentu terkait putusan  ...