Home / Headline / Serap Aspirasi Perajin Tempe, Pasangan MUSI Tawarkan Program 1RW4NA

Serap Aspirasi Perajin Tempe, Pasangan MUSI Tawarkan Program 1RW4NA

BP/IST
Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) memilih blusukan di kawasan Macan Lindungan Kota Palembang, Sabtu (10/3).

Palembang, BP–Akhir pekan pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) memilih blusukan di kawasan Macan Lindungan Kota Palembang, Sabtu (10/3).
Salah satu yang dituju yakni pasar pagi, kemudian mengunjungi sentra pembuatan tempe di Primkopti.
“Usaha ini adalah usaha bersama dari 50 orang pembuat tempe. Rata-rata per hari menghabiskan 500 kg kedelai untuk diolah menjadi tempe,” kata MD Cawako Palembang No Urut 4 tersebut.

Baca:  Nyaman Dan Tertib Lalu Lintas Harus Dilakukan

Yang dikeluhkan pengusaha pembuat tempe ini adalah ketersediaan bahan baku kedelai itu sendiri yang tidak menentu dipasaran, sehingga sehingga mempengaruhi harga tempe itu.
“Hal ini membuat pengusaha tempe kesulitan menjaga stabilitas harga tempe,” ujar Pengusaha Sukses ini.
Mendengar keluhan tersebut, Mularis berjanji akan memperhatikan keluhan para pengrajin dan pengusaha tempe.

BP/IST

“Selesai dari blusukan akan segera bersama tim untuk mempelajari dan mencarikan solusi terbaik agar pengusaha tempe tidak gulung tikar, mengingat tempe juga merupakan salah satu konsumsi tertinggi warga palembang,” kata MD.

Baca:  Hanya Dr AK Gani, Gubernur Sumsel Pertama Yang Usianya Muda

Salah satu yang ditawarkan pasangan MUSI untuk para pengrajin tempe yakni program 1RW4NA (1 RW 4 Wirausaha).
“Dengan pelatihan, pendampingan dan pemberian pinjaman modal usaha tanpa agunan, akan mengembangkan usaha tenpe di Kota Palembang, “pungkasnya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres, PBB Masih Netral, PAN-Hanura Solid Dukung 1 dan 2

Palembang, BP Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palembang, Chandra Darmawan mengaku, hingga saat ini, PBB belum tentukan arah ...