Home / Headline / Manajer Proyek LRT Palembang Tewas Mendadak

Manajer Proyek LRT Palembang Tewas Mendadak

Jasad Manajer Warehouse PT LIN, sub kontraktor PT Waskita Karya yang bekerja dalam proyek LRT Palembang, Hanafi, saat tiba di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Rabu (7/3).

Palembang, BP–Hanafi (43) mendadak roboh tak sadarkan diri saat sedang bermain bulutangkis di lapangan Naga Jaya Taksam, Jalan Dr M Isa, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selasa (6/3) malam.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban memang berniat bermain bulutangkis dan melakukan pemanasan. Saat sedang bermain beberapa menit tiba-tiba korban terjatuh.

Baca:  Septa Tewas Oleh Pisau Sendiri

Manajer Warehouse PT LIN, sub kontraktor PT Waskita Karya yang bekerja dalam proyek LRT Palembang ini pun segera dilarikan ke RS Tiara Fatrin, Jalan Rajawali dan kemudian dirujuk ke RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Meski telah mendapat perawatan medis, nyawa warga Jalan Merak Mas, Melaka, Malaysia ini tak tertolong. Jenazah dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan otopsi dan visum.

Baca:  Dua Warga Tewas Dalam Sumur di Lokasi Berbeda

Marimuthu (53), rekan kerja korban mengatakan, selama bekerja di Palembang, korban sehat-sehat saja dan tidak pernah mengeluh sakit apa pun

“Dia memang rajin olahraga. Terutama selesai pulang kerja,” ujar Manajer Construction PT LIN ini saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (7/3).

Menurutnya, korban sudah 5 tahun bekerja di PT LIN dan sering pulang pergi Malaysia-Indonesia. Di Malaysia, korban sudah beristri dan punya 7 anak. “Kami menunggu hasil visum. Setelah itu, segera kami serahkan ke keluarganya di Melaka,” ujarnya.

Baca:  Selfie, Dua ABG Tewas Tenggelam di Galian C

Project Manager PT Waskita Karya, Marsudi membenarkan kejadian tersebut. “Kemungkinan serangan jantung. Korban adalah pekerja dari subkontraktor,” ujar Marsudi.

Sementara itu Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Iptu Heri mengatakan, sudah melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kena serangan jantung. Tapi untuk pastinya, menunggu hasil otopsi dari tim Forensik RS Bhayangkara,” ujar Heri. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres 2019, Netralitas TNI Harga Mati

Palembang, BP Prajurit TNI di wilayah Kodam II/Sriwijaya berkomitmen untuk menjaga Netralitas dalam Pemilihan Presiden 2019 nanti. Hal ini ditegaskan ...