Home / Headline / Bawaslu Sumsel Terus Usut Dugaan Ijazah Palsu MY

Bawaslu Sumsel Terus Usut Dugaan Ijazah Palsu MY

BP/IST
Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi, SE, Msi

Palembang, BP–Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan masih terus menyelidiki kasus dugaan ijazah palsu milik calon Wakil Gubernur Sumsel MY.
Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi, SE, MSi mengatakan, hingga kini pihaknya terus memproses kasus tersebut.
Mengenai pemeriksaan saksi terkait kasus tersebut, Junaidi mengaku tidak ingat.
“Saya tidak hapal, karena timnya sudah dibentuk,” katanya ketika ditemui usai Rapat Kerja Teknis Pengawasan Kampanye ‘Strategi Pengawasan Kampanye yang Efektif dan Efisien Menuju Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 yang Berkeadilan’ di lantai III Hotel Horison Ultima Palembang, Rabu (7/3).
Mengenai kesimpulan kasus tersebut, Junaidi mengatakan, masih jauh. ”Belum bisa disebut apakah ada indikasi atau tidak. Kita lihat dulu perkembangannya, kita minta penjelasan dari saksi terkait,” katanya.
Sementara itu dua orang saksi terkait kasus tersebut sudah diperiksa pihak Bawaslu Sumsel. Salah satunya, Sy, membenarkan telah diperiksa Bawaslu Sumsel beberapa minggu lalu.
“Kami ditanya apa pernah tahu sama MY, apakah pernah sekolah di sana, aku jawab apa adanya, tidak benar. Selama tiga tahun tidak pernah lihat dari tahun 1975 sampai 1977 sekolah di STM Pertambangan di Jalan Gubah. Sekolahnya pernah pindah ke KM5,“ katanya sambil menambahkan ada sekitar 10 pertanyaan ditanyakan pihak Bawaslu Sumsel kepadanya, Rabu (7/3).
Selain itu, dia mengaku tidak tahu apakah ijasah MY asli atau palsu, karena bukan urusannya.
“Lihat disana tandatangannya asli, namanya blangko asli, tapi tidak tahu asli atau tidak, yang kita tahu dia tidak ada disitu selama tiga tahun tidak pernah lihat, jika memang ada paling tidak bejajan pempek bertemu, main volley ketemu, tapi ini tidak pernah ketemu,” katanya.
Selain itu saat praktek lapangan sebagai syarat kelulusan YM tidak ada.
“ Peserta siswa yang ikut ujian kami itu sekitar orang 20, kalau 20 tahu siapa orangnya satu kelas, pokoknya kami dari kelas I sampai kelas III walaupun namanya kurang tahu, mukanya tahu,” katanya.
Hal senada dikemukakan Tj mengatakan, juga tidak melihat YM saat bersekolah di STM Pertambangan tersebut.
“Saya juga sama dengan Sy dimintai keterangan oleh Bawaslu kemarin,” katanya.
Sedangkan MY beberapa waktu lalu membantah tudingan tersebut.
Hal tersebut menurut mantan Bupati Ogan Ilir ini untuk melemahkan dirinya di mata masyarakat.
“Kalau mau tahu tentang ijazah saya, silakan ditanyakan ke Diknas Sumsel,” katanya.
.Apalagi dirinya pernah dua kali kali menjadi Ketua DPRD OKI, dua kali menjadi Bupati Ogan Ilir dan ijazahnya selalu diverifikasi Diknas Sumsel.
“Dan masyarakat Sumsel tidak bisa dibodohi lagi karena masyarakat Sumsel sudah cerdas. Biarlah anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelayanan Publik di Sumsel Perlu di Optimalkan

  Palembang, BP Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Tentang Pengelolaan Pelayanan ...