Home / Headline / Ditikam Obeng di Kening, Pelajar SMP Tewas

Ditikam Obeng di Kening, Pelajar SMP Tewas

Korban AL yang tewas dengan obeng masih tertancap di kening. BP/AMRINA

Kayuagung, BP–Nyawa AL (15) tak bisa diselamatkan setelah sebilah obeng tertancap di keningnya.

Peristiwa yang dialami pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI ini terjadi, Rabu (28/2) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat korban melintas di Desa Pampangan dengan mengendarai sepeda motor yang memakai knalpot bersuara bising.

Baca:  Rebutan Lahan, Jukir Tikam Teman Seprofesi

Diduga karena tersinggung, pelaku berinisial AD yang juga berstatus pelajar SMP mengejar korban dan berakhir dengan penusukan menggunakan obeng.

Meski sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawa korban tak tertolong dan aparat kepolisian yang mendapat laporan atas kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Usai melalukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi, anggota Unit Reskrim Polsek Pampangan langsung mengamankan AD.

Baca:  Tikam dan Siram Tetangga Dengan Air Keras

Kapolsek Pampangan AKP Ahmad Bakri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan, untuk sementara motif kejadian ini diduga karena pelaku tersinggung karena korban memakai knalpot dengan suara besar,” ujar Bakri, Kamis (1/3).

Dirinya menjelaskan, saat ini terduga pelaku telah diamankan ke Unit PPA Satreskrim Polres OKI guna pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan korban telah dikebumikan pihak keluarga di TPU sekitar tempat tinggalnya.

Baca:  Tikam Polisi di Area Eks Lokalisasi

“Obeng yang mengenai kening korban, tertancap dalam, diduga saat itu korban terjatuh dengan posisi tengkurap, sehingga ujung obeng amblas masuk di kening nya,” jelasnya. #ros

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjual Anak Dituntut 3 Tahun Penjara

Palembang, BP–Fatima alias Yanti (47), terdakwa penjualan anak dituntut tiga tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (23/5). ...