Home / Palembang / Sungai Musi Dicek Per Empat Bulan

Sungai Musi Dicek Per Empat Bulan

Palembang, BP — Setiap empat bulan sekali, Sungai Musi dilakukan pengujian oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang agar air baku Sungai Musi tetap terkontrol sehingga air Sungai Musi tetap bisa dijadikan sebagai air baku pada tahun-tahun berikutnya.

Kepala DLHK Kota Palembang Faizal A R, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kota Palembang Heni mengatakan, pihaknya mengambil sample air Sungai Musi untuk mengecek baku mutu air setiap empat bulan sekali. Pada pemeriksaan terakhir di lapangan, kadar asam atau PH air Sungai Musi terbilang normal yakni PH-nya 6,9.

“Perlu diketahui rentang nilai kandungan atau PH yang tergolong normal ini berada di kisaram 6-9. Tingkat keasaman Sungai Musi diangka 6,9, artinya masih terbilang normal,” katanya, Senin (26/2).

Baca:  Retribusi Sungai Musi Tunggu Perda

Ia mengatakan, untuk mengukur parameter lainnya harus dilakukan uji laboratorium. Ada sekitar 20 parameter kandungan air yang harus dicek melalui laboratorium. “Adapun yang harus diantaranya adalah kandungan amoniak, kadar besi dan kandungan lainnya,” ujarnya.

Heni menambahkan, jika kandungan PH di bawah normal akan menimbul berbagai penyakit jika dikonsumsi. Jika PH-nya dibawah normal artinya tingkat keasamannya tinggi, sehingga jika dikonsumsi akan menimbulkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit.

Sementara itu, Pjs Walikota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, terus berupaya meningkatkan kualitas air baku dari Sungai Musi, termasuk melakukan gotong royong membersihkan sungai. Cara lain yang dilakukan adalah dengan menggandeng komunitas peduli sungai dan komunitas peduli banjir untuk mengedukasi masyarakat agar menjaga kualitas air mulai dari lingkungan rumah.

Baca:  Tebar 5000 Bibit Ikan di Sungai Musi

“Untuk mempertahan agar Sungai Musi tetap aman sebagaibair baku, kami dari Pemkot Palembang memulai dari lingkungan terkecil. Oleh karena itu kami menggandeng komunitas-komunitas ini sebagai perpanjangan tangan pemerintah ke masyarakat untuk menjaga lingkungan agar kualitas air tetap terjaga,” ujarnya.

Ia mengatakan, dari lingkunganlah yang harus dijaga, mulai dari saluran di sekitar rumah, karena muarannya akan sampai ke Sungai Musi. “Kami harapakan komunitas ini bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Harobin Mastofa mengatakan, untuk mengatasi kekurangan air bersih di Kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang menyiapkan beberapa alternatif, mulai dari membangun intake dan IPA baru hingga membangun waduk baru.

Baca:  Turap Akan Dibangun Kembali di Kawasan 13-14 Ulu

“Kita tidak bisa lagi terus menerus mengandalkan Sungai Musi sebagai air baku untuk PDAM. Untuk itu kami mempersiapkan waduk di kawasan Tanjung Barangan dengan luas 1000 hektare,” jelasnya.

Dikatakannya, rencana pembangunan ini sudah dibicarakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII dan saat ini sedang dibuat Detail Engineering Design (DED). “Waduk ini adalah tempat penampungan air berskala besar, sebagai alternatif dikala Sungai Musi tidak bisa dimanfaatkan lagi,” ujarnya. katanya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

SKD Menuju SKB, BKN Tetapkan Empat Level Verifikasi

Palembang, BP — Demi menjaring peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai regulasi dan ...