Home / Headline / Cara Beto Menghargai Sahabat Dekat

Cara Beto Menghargai Sahabat Dekat

Membantu Hilton Moreira memperkuat Persipura, sebuah pilihan harus Beto ambil, meski itu artinya dua sahabat dekat itu harus menjadi musuh bebuyutan di lapangan hijau.

 

Hilton Moreira dan Alberto Goncalves saat berjuang di lapangan untuk Sriwijaya FC.

JELANG bergulirnya Liga 1 musim ini, Persipura Jayapura yang merupakan musuh bebuyutan Laskar Wong Kito memberikan kejutan dalam bursa transfer pemain.

 

Tim berjuluk Mutiara Hitam ini, mendatangkan tiga mantan pemain Laskar Wong Kito yakni Hilton Moreira (winger), Abdoulaye Maiga (bek) dan Tri Goentoro (kiper).

 

Hilton menjadi satu nama yang butuh perjuangan ekstra keras, hingga akhirnya berlabuh ke tanah Papua.

 

Mantan pemilik jersey 10 Laskar Wong Kito ini tak mendapatkan tim di negaranya di Brasil pasca tidak diperpanjang SFC. Nasibnya semakin tidak jelas saat kembali ke Indonesia beberapa pekan lalu dan tidak ada tim yang bersedia menampungnya. Dia hanya latihan dan terus berharap ada tim yang meminangnya. Tapi, ia tidak sendiri melewati masa sulit itu. Karena striker SFC Alberto Goncalves yang merupakan rekan dekatnya diam-diam memberikan bantuan.

Baca:  SFC Resmi Menang 3-0 Atas Persija

 

Meski harus menjadikan ia sebagai musuh di lapangan hijau, demi menyelamatkan karir Hilton, Beto pun rela. Oleh karena itulah, bomber Brasil ini membantu Hilton untuk bergabung bersama Persipura.

 

“Di Persipura saya punya hubungan baik. Saya masih kenal pelatih, manajemen dan pemain. Hilton bela Persipura, 50 persen saya bantu juga,” kata Beto.

Baca:  Taklukkan PBFC, SFC Puncaki Klasemen Sementara Grup A

 

Meski sadar betul, konsekuensinya cukup berat karena Persipura salah satu tim kuat di Liga 1 dan bakal jadi kompetitor SFC. Beto pun sadar betul, jika Hilton merupakan pemain berkualitas.

 

“Senang bisa bantu Hilton. Dia teman baik saya,” katanya.

 

Beto pun menceritakan, jika dia dan rekan dekatnya itu punya kesamaan. Ribuan mata melihat dia dan Hilton sudah tua dan tidak produktif lagi. Sebuah pandangan negatif itu, menjadi sesuatu yang membuat pemain bisa gantung sepatu lebih awal.

 

Padahal, usia bukanlah jaminan bagi performa pemain. Beto sendiri menegaskan jika ia masih sanggup bermain 90 menit, semangat dan tenaganya tidak kalah dengan pemain yang masih muda.

 

“Hilton pun sama, dia pemain bagus selalu jaga kondisi. Kami masih sanggup bermain. Meski tidak satu tim, kami akan buktikan itu di tim kami masing-masing,” tegasnya.

Baca:  Pita Hitam Untuk Suharno

 

Di tempat berbeda, Hilton Moreira kini dapat sedikit bernapas lega, karena masih ada tim yang mau menampungnya. Bahkan bukan tim promosi, melainkan tim dengan tradisi juara.

“Selama 12 tahun saya berkarir di Indonesia, Persipura itu luar biasa. Setiap tahun, Persipura punya target juara,” kata Hilton.

Setiap musim, Persipura selalu konsisten berada di papan atas dan berebut trofi juara. Materi pemain pun, setiap musim selalu berkualitas.

Tak pelak, kini penyerang 36 tahun itu pun mengusung target merebut gelar juara liga. Hilton siap membawa Persipura kembali berjaya di kancah sepak bola Indonesia. #rizal effendi

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dongkrak Harga Jual Karet Melalui Inovasi Aspal Karet

Sekayu, BP–Harga karet berfluktuatif, sangat bergantung pada kondisi pasar internasional. Untuk mendapatkan harga jual yang bagus, perlu sentuhan inovasi. Salah ...