Home / Pendidikan / Miris, Lama Tunggu Bantuan Pemkot, SDN51 Akhirnya Bangun Mushola Swadaya

Miris, Lama Tunggu Bantuan Pemkot, SDN51 Akhirnya Bangun Mushola Swadaya

MUSHOLA: Mushola di SD Negeri 51 Palembang setelah selesai dibangun menggunakan dana swadaya, Senin (19/2).

Palembang, BP— Setelah puluhan tahun menunggu bantuan pembangunan mushola untuk tempat ibadah di SD Negeri 51 Palembang tak kunjung ditunaikan oleh Pemerintah Kota Palembang akhirnya, pihak sekolah pun mengambil jalan membangun swadaya.

Pasalnya, pihak sekolah telah mengajukan ke Dinas Pendidikan terkait bantuan mushola agar para siswa, guru dan perangkat sekolah bisa sholat lantaran masjid sekitar sangat jauh dari sekolah.

Tidak Ada Bantuan Khusus, Sekolah Melakukan Dana Swadaya

Kepala SD Negeri 51 Palembang Sri Fauza melalui Zuriadi selaku guru agama di sekolah tersebut mengatakan sekolahnya sudah lama sekali menginginkan ada musollah sendiri.

Apalagi selama puluhan tahun mengajar disini, dirinya sangat kesulitan mencari tempat untuk praktek baik dalam shalat atau pun kegiatan praktek Agama.

“Alhamdulilah sekarang kami memiliki musollah sendiri, walau tidak besar tapi dirinya bersyukur karena bisa melakukan aktivitas praktek disini,”ujar Zuriadi, Senin (19/2).

Lanjut dia, mulanya musollah ini terbangun, lantaran sekolah memiliki niat dan rencana tulus, setelah itu ada beberapa orang tua bekerja di Perusahaan Pusri, akhirnya sekolah memiliki dana Rp 10 juta, lalu sumbangan guru, masyarakat dan siswa/i dengan jumlah dana terkumpul didapatlah Rp 50 juta.

” Ya, dana didapatnya ini dari dana swadaya, sehingga pengerjaanya pun dilakukan secara bertahap pada bulan 9 lalu 2017, dan selesai dikerjakan pada akhir 2017, memang musollah ini sepenuhnya belum selesai, sebab tinggal tempat wudhunya dan plapon musollahnya yang belum dibangun,” jelasnya.

Masih dikatakan Zuriadi bahwa ketika itu telah mengajukan bantuan tapi belum ada anggaran khusus buat bangunan musollah. Makanya sekolah punya inisiatif, dengan modal seadanya dan sumbangan masyarakat sekolah yang terkumpul.

“Saya mengajak semua guru untuk terus membantu pembangunan musollah ini, dimana setelah dibangun ukuran musollah ini berkisar 5 x 6 meter. Walau belum diresmikan pihaknya berharap kedepan bangunan ini selesai 100 %,” ungkapnya.

Mudah-mudahan dengan bangunan baru ini, baik itu siswa/i dan guru bisa menikmati fasilitas dalam agama, soalnya rencana ujian praktek shalat nanti akan digelar dalam musollah.

“Malahan sesudah dibangun ini, kita meminta khususnya siswa kelas 6 sebelum pulang kerumah, siswa harus melaksanakan shalat Dzuhur dahulu di musollah,” bebernya.

Target sekolah, mudah-mudah kalau ada anggaran swadayanya bulan April nanti musollah ini segera selesai. Soalnya kami sedang mengajuka ke beberapa perusahaan swasta.

“Harapan kedepan siswa/i dan guru bisa menjaga musollah ini dengan baik, dan masyarakat sekitaran sekolah pun bisa memanfaatkan musollah ini untuk kegaiatan shalat berjamaah,” tandasnya.

Senada dengan itu dikatakan Zaskia salah satu siswa kelas 6 SD Negeri 51 Palembang bahwa sejak ada musollah sendiri, dirinya selalu melaksanakan kegiatan praktek agama di musollah.

“Musollah ini digunakan untuk praktek shalat dan praktek agama, malahan setiap minggu kami selalu membaca doa bersama di Musollah, pastinya sangat senang ada musollah sendiri, karena tidak perlu repot lagi menggelar praktek shalat di kelas,” pungkasnya. Osug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jurus Jitu Menulis Bareng BungFK

Palembang, BP Tak bisa dipungkiri, fenomena literasi saat ini membuktikan bahwa minat menulis di tataran generasi muda terutama mahasiswa belakangan ...