Home / Headline / Kerugian Calon Jemaah Umrah Korban Abu Tours Capai Rp3,8 Miliar

Kerugian Calon Jemaah Umrah Korban Abu Tours Capai Rp3,8 Miliar

Sebagian calon jemaah umrah korban Abu Tours saat mendatangi kantor agen perjalanan haji itu di Palembang. Foto: merdeka.com

Palembang, BP–Korban Abu Tours & Travel terus mendatangi Posko Pengaduan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel sejak pekan lalu. Hampir 300 orang telah melapor sebagai korban dengan total kerugian mencapai Rp3,850 miliar.

Berdasarkan data Unit IV Subdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Sumsel, tercatat sedikitnya 100 korban melapor pada Senin (19/2), dengan kerugian Rp1,155 miliar.

Jumlah tersebut menambah daftar panjang calon jemaah yang menjadi korban pada hari sebelumnya, yang terdata sebanyak 176 orang dengan total kerugian Rp2,795 miliar.

Baca:  Abu Tours Tak Kantungi Izin Beroperasi di Sumsel

Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Suwandi Prihantoro mengatakan, pihaknya masih dalam proses mengumpulkan barang bukti dan memeriksa para saksi korban.

Hingga saat ini pihaknya juga belum menetapkan status tersangka pada para terlapor, yakni Muhammad Hamzah Mamba dan komplotannya. “Kami juga akan memanggil pihak Kanwil Kemenag Sumsel sebagai saksi untuk koordinasi dan memperjelas operasional Abu Tours di Palembang ini,” jelasnya.

Kamneg Ditreskrimum Polda Sumsel masih menunggu surat izin penggeledahan Kantor Abu Tours yang berada di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo, Kecamatan IB I, Palembang, dari Pengadilan Negeri Palembang. “Setelah izin turun, kami baru bisa geledah dan periksa barang bukti di kantor tersebut,” ujarnya.

Baca:  Abu Tours Digeledah, Polisi Pastikan Uang Jemaah Diselewengkan

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penyidik terus melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan dari Abu Tours.

Ditegaskan, para agen Abu Tours bisa dipidana apabila ada yang melaporkan. “Agen itu kan membujuk dan mengarahkan untuk berangkat menggunakan Abu Tours. Tetapi sampai saat ini para calon jemaah masih melaporkan Dirut dan manajemen Abu Tours,” ujarnya

Baca:  Polda Sumsel Segera Geledah Kantor Abu Tours

Selain itu, penyidik juga akan melakukan koordinasi dengan Kemenag dengan mengirim surat untuk meminta regulasi terkait keberangkatan umrah serta mendatangi bank tempat para calon jemaah menyetor guna membekukan rekening milik Abu Tours.

Selain itu, penyidik terus memburu pegawai yang pernah berkantor di Kantor Cabang Abu Tours Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo, Palembang.

Meski informasi yang diperoleh, manajemen Abu Tours hanya memindahkan dokumen bukan memindahkan asetnya, tetapi penyidik tidak percaya begitu saja. Karena, saat ini semua karyawan Abu Tours Cabang Palembang sudah tidak diketahui lagi keberadaannya. #idz

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jalan Provinsi, Gedung Sekolah, Guru Honor Dan Rumah Sakit Daerah Butuh Perhatian

Palembang, BP Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Askweni mengatakan, Sumsel masih membutuhkan perbaikan jalan provinsi, gedung sekolah, rumah ...