Home / Headline / Siska: Karang Taruna Pengawal Aspirasi Pembangunan Desa

Siska: Karang Taruna Pengawal Aspirasi Pembangunan Desa

 BP/IST.  Siska Marleni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Sumatera Selatan (Sumsel).

Palembang, BP

Siska Marleni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) MPR di Hotel Bukit Serelo Lahat, (9/2) .
Kegiatan ini dihadiri pimpinan, pengurus dan anggota Karang Taruna yang berasal dari desa terdekat di Kabupaten Lahat.
Nara sumber dalam RDP kali ini Siska Marleni, S.E., M.Si., dan Ir. Faisal Amrie Sekretaris Bappeda Lahat dengan tema kegiatan arah dan tahapan pembangunan bidang ekonomi berkelanjutan.
Dalam paparannya, Siska menegaskan, bahwa arah dan tahapan pembangunan bidang ekonomi berkelanjutan bertujuan untuk membangun peradaban ekonomi dalam kontek perekonomian terbuka. “Peradaban ekonomi yang dibangun melalui tahapan-tahapan bertujuan untuk mencapai tujuan sebagaimana dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945”.
“Tahapan pembangunan yang telah dilaksanakan mulai pemerintahan Orde Lama hingga pemerintahan saat ini sebagai amanah konstitusional bagi penyelenggara negara dalam mewujudkan tujuan nasional” ungkap Senator yang disebut sebagai kuda hitam masuk final dalam Pemilu 2014.
Tema yang diusung dalam kegiatan ini sangat relevan dengan tugas pokok dan fungsi Siska Marleni sebagai Wakil Ketua Komite IV yang membidangi keuangan, yaitu: DAU, DAK, DBH, dan dana desa.
Senada dengan nara sumber, Siska menegaskan, pembangunan di tingkat kabupaten/kota sebagai implementasi janji politik kepala daerah terpilih dalam mencapai visi dengan berbagai misi yang ditetapkan.
Merespon pertanyaan peserta tentang keterlibatan karang taruna dalam rangkaian tahapan pembangunan di tingkat desa, Siska menyatakan karang taruna memiliki peran tersebut sehingga dapat disinergikan dengan kepala desa dan BPD.
Tingginya antusiasme peserta juga berkaitan dengan implementasi dana desa khususnya bidang kepemudaan. Peserta menyatakan walaupun bidang kepemudaan menjadi salah satu pos dana desa, banyak para kepala desa tidak merealisasikan hal tersebut sehingga diperlukan regulasi yang mengikat pelaksanaan dana desa.
“Usul yang sangat bagus dan ini menjadi catatan penting saya dalam kegiatan ini” kata Siska merespon pertanyaan peserta.rel.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Reuni Akbar SMP Negeri 38 Palembang Dihadiri Ratusan Alumnus

Palembang, BP Masih dalam suasana lebaran idul Fitri , keluarga besar alumni SMP Negeri 38 Palembang mengadakan acara reuni akbar ...