Home / Pemerintahan / FKB Sriwijaya Bersatu Dideklarasikan di Jakarta

FKB Sriwijaya Bersatu Dideklarasikan di Jakarta

Deklarasi Forum Keluarga Besar Sriwijaya Bersatu (FKB Sriwijaya Bersatu) di Jakarta, Sabtu (17/2).

Jakarta, BP–Forum Keluarga Besar Sriwijaya Bersatu (FKB Sriwijaya Bersatu) dideklarasikan di Jakarta, Sabtu (17/2).
Usai deklarasi dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (Munas) I.
Deklarator FKB Sriwijaya Bersatu terdiri atas tokoh dari berbagai elemen masyarakat dan berbagai kalangan antara lain Nazarudin Kiemas (anggota DPR), Azkar Badri (pegiat The Rawas Institute), Mirza Basa (aktivis), Gefarina Djohan (akademisi), Dwi Hendro Widayatmoko (akademisi/akuntan), Lukman Lintang (pegiat LSM), M Ridho (aktivis), dan Hesma Eryani (pers).
Tokoh masyarakat Sumbagsel Nazarudin Kiemas menegaskan, semua niat baik FKB Sriwijaya Bersatu bisa diwujudkan jika semua anggota dan elemen bersatu.
Kebersatuan tersebut juga harus dilakukan FKB Sriwijaya Bersatu dengan kelompok/perkumpulan asal Sumbagsel lainnya.
Dari pengalamannya, banyak tujuan-tujuan berhasil dilaksanakan karena adanya kekompakan dan kebersatuan warga asal Sumbagsel.
Partisipasi FKB Sriwijaya Bersatu dalam pembangunan sangat penting.
“Angka kemiskinan kita cukup tinggi. Namun, angkanya akan makiin tinggi jika kita tidak berbuat. Karena itu kita harus berbuat agar angka kemiskinan itu tertolong,” katanya.
Dia mengingatkan agar hubungan kekeluargaan antar anggota FKB Sriwijaya Bersatu dibangun dan dijaga dengan baik.
Menurut Mirza Basa, pendirian forum ini diharap dapat merangkul semua elemen dan SDM sesama Sumbagsel.
“Saya berharap keberadaan FKB Sriwijaya Bersatu ini dapat memberi manfaat banyak bagi masyarakat Sumbagsel,” kata Mirza.
Faktanya, banyak tokoh asal Sumbagsel yang berhasil, naun banyak pula warga masyarakat Sumbagsel yang belum berhasil dalam hidupnya.
Dalam kondisi seperti itu, FKB Sriwijaya Bersatu menjadi katalisator untuk memajukan mereka.
FKB Sriwijaya Bersatu diharapkan menjaid perekat antar masyarakat Sumbagsel, bukan pengurai.
“Kita berharap melalui FKB Sriwijaya Bersatu mampu merangkul, mengangkat satu sama lain, bukan saling merendahkan, dan sebagainya,” katanya.
Sementara itu Azkar Badri, mengatakan, Sriwijaya merupakan sebuah kerajaan besar hingga ke negara lain seperti Thailand. Bukan tidak mungkin suatu saat FKB Sriwijaya Bersatu juga berdiri di Thailand atau negara-negara lain.
Frasa “Sriwijaya Bersatu” merupakan komitmen organisasi agar menjadi warga bersatu masyarakat Sumbagsel.#rel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...