Home / Headline / Pistol Begal Tak Meledak

Pistol Begal Tak Meledak

Tersangka Budi Irawan dan barang bukti diamankan di Mapolsek Kertapati Palembang. BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Satu dari dua aksi begal yang dilakukan Budi Irawan (25) sempat gagal setelah senjata api yang digunakan tak meledak.

Berdasarkan data yang diperoleh, aksi pencurian disertai kekerasan tersebut dilakukan tersangka bersama rekannya berinisial ED (DPO) di depan PT Rotari, Jalan TPA, Kelurahan Kramasan, Kecamatan Kertapati Palembang.

“Dua kali, yang pertama gagal karena korban memiliki mantra saat akan kami tembak,” ujar Budi saat diamankan di Mapolsek Kertapati Palembang.

Baca:  Gubernur Sentil Soal Begal dan Kebersihan Palembang

Namun tak berhenti disitu, pelaku bersama ED kembali beraksi di tempat yang sama dan kali ini dialami korban Ruri Afsadi (22) saat melintas di lokasi kejadian untuk bekerja di PT SLI, pada 28 Agustus 2017 lalu.

“Yang kedua menggunakan golok baru berhasil. Motornya belum dijual, baru digadaikan saja oleh teman saya Rp1.500.000 untuk saya berobat setelah mengalami kecelakaan. Kalau golok sama senpi itu punya ED,” jelasnya.

Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryaman didampingi Kanit Reskrim Ipda Dheni mengatakan, usai menerima laporan korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku saat sedang berada di rumahnya.

Baca:  Saat Beraksi, Begal Ini Malah Bacok Tangan Komplotannya

“Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Satria BG 2902 M, satu unit sepeda motor Honda Beat BG 3686 ABK dan satu buah golok,” ujarnya.

Dijelaskan I Putu, modus yang dilakukan oleh tersangka ini menyetop korbannya yang pada saat itu hendak pergi bekerja di PT. SLI dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Saat melintas di TKP korban langsung diberhentikan oleh dua orang tersangka yang juga menggunakan sepeda motor miliknya sambil mengancam korbannya dengan menggunakan sajam jenis golok.

Baca:  Dua Beranak Nyaris Tewas Ditikam Begal

Takut dengan keselamatan dirinya, membuat korban meninggalkan sepeda motor miliknya dan kawanan pelaku langsung membawa kabur sepeda motor yang telah ditinggalkan korbannya.

“Tersangka ini merupakan target operasi kami dalam Sikat Musi dan kami masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka yakni ED,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, atas perbuatan tersebut tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun tahun penjara. # idz

 

x

Jangan Lewatkan

Gerindra Optimistis Penuhi Kuota Caleg Perempuan

Palembang, BP Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan (Sumsel) H Budiarto Marsul mengatakan kuota 30 persen untuk calon ...