Home / Hukum / Sekdes Tertangkap Basah Memeras Warga

Sekdes Tertangkap Basah Memeras Warga

Tersangka Amil diamankan di Mapolsek Talang Ubi.

PALI, BP–Diduga melakukan pemerasan terhadap warga, Amil (40) Plt Sekretaris Desa (Sekda) Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI terpaksa berhadapan dengan hukum.

Berdasarkan data diperoleh, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban Syafarudin, warga Komplek Pertamina, Kelurahan Talang Ubi Utara yang hendak mengurus surat hibah ke Kades Suka Damai.

Namun karena merasa diperas, korban melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib dan aparat Polsek Talang Ubi yang mendapat laporan langsung mengamankan pelaku, Rabu (24/1).

Baca:  Ratusan Massa Kepung Kantor Bupati PALI, Desak PT GBS Serahkan Lahan ke Masyarakat

Bersama tersangka juga diamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp7 juta dan satu unit ponsel serta delapan rangkap surat pernyataan hibah.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasubag Humas AKP Arsyad mengatakan penangkapan bermula saat korban mengurus surat-surat hibah untuk pengurusan SPPH di Kecamatan Talang Ubi.

Namun, pihak kecamatan menyarankan agar dalam surat tersebut dibubuhi tanda tangan yang mengetahui Kepala Desa Suka Damai.

Baca:  Pemkab Tunjuk Talang Kerangan Untuk Kantor Bupati PALI

Kemudian korban membawa surat-surat yang telah dibuat pihak kecamatan untuk diketahui Kepala Desa Suka Damai melalui pelaku yang menjabat Plt Sekdes.

“Pelaku meminta uang Rp7 juta untuk tandatangan Kades. Karena merasa surat-surat tersebut sangat penting, maka korban memberikan uang kepada pelaku,” katanya, Kamis (25/1).

Namun, karena merasa diperas dan dirugikan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi. Lalu berdasarkan laporan tersebut petugas mengamankan pelaku dari rumahnya.

Baca:  Heri Amalindo Bagi-bagi Tips Matematika

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan dan anggota juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti lainnya,” jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, menurut Arsyad, pelaku akan dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sebilan tahun penjara. # hab

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prabowo Gugat ke MK Jika Hasil Hitung KPU Tidak Memenangkan Dirinya

Jakarta, BP — Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, membuka kemungkinan pihaknya menggugat ke Mahkamah Konstitusi ...