Home / Headline / Tidak Ada Yang Disembunyikan

Tidak Ada Yang Disembunyikan


BP/DUDY OSKANDAR
Yudha Pratomo Mahyudin

Palembang, BP

Miliki rekening paling besar, Bakal Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Yudha Pratomo Mahyudin ditanggapi datar oleh Yudha.
“Kalu aku pikir , itulah adanyo, tidak ada yang disembunyikan, tidak ada yang apo, kalu yang lain aku idak tahu,” katanya Yudha disela-sela pemeriksaan kesehatan , Jumat (12/1).
Mengenai jumlah rekeningnya menurutnya, sesuai yang dilaporkan di KPK.” Kalu jingok deweklah, maksud aku,” katanya.
Mengenai pendapatan tersebut pasangan H Ishak Mekki ini mengaku mendapatkan dari PNS, dari usaha , hibah keluarga seperti ada tanah dan rumah .
“ Detilnya bisa dilihat disitu, khan itu khan transparan itu ,” katanya.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel telah menerima berkas syarat administrasi calon dan pencalonan, dari empat bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel 2018-2023.
Laporan harta kekayaan calon kepala daerah itu, berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, melalui situs kpk.go.id. yang diumumkan kepada publik.
Dalam daftar pengumuman laporan harta kekayaan balongub-balonwagub Sumsel, balon gubernur Sumsel Ishak Mekki, hanya memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 14.567.461.037, paling rendah dibanding 3 balongub lainnya.
Sementara pasangannya, Yuda Pratomo Mahyudin memiliki harta terbanyak dibanding Balon Wakil gubernur atau Balongub lainnya, dengan harta kekayaan, yakni Rp 82.260.061.269.
Balon gubernur Herman Deru, memiliki harta Rp 34.564.041.012, atau paling besar dibanding tiga balon gubernur lainnya. Wakilnya Mawardi Yahya sendiri memiliki harta Rp 14.956.678.563.
Kemudian balon gubernur H Dodi Reza Alex, dalam laporannya ke KPK, memiliki harta Rp 31.716.148.983, sementara wakilnya Giri Ramanda N Kiemas yang merupakan ketua DPRD sekaligus ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini, dalam laporan LHKPN ke KPK sebesar Rp 15.737.553.003.
Sedangkan balon gubernur yang diusung Gerindra dan PKS, Saifudin Aswari Rivai dalam laporan kekayaannya ke KPK sebesar Rp 28.726.351.871. Sementara wakilnya Walikota Pangkalpinang M Irwansyah memiliki harta sebesar Rp 12.486.060.290.
“LHKPN salah satu berfaktual syarat ke KPK. Syarat-syarat yang diajukan ke KPU, akan kita verifikasi faktual, termasuk bila ada laporan masyarakat akan kita verifikasi,” kata komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi, Jumat (12/1).
Laporan harta kekayaan tersebut masih dalam keselurahan, belum ada rincian apakah terdiri dari harta tak bergerak (tanah dan bangunan), harga bergerak, surat berharga, giro dan setara kas lainnya, serta piutang.
“Detail mengenai laporan harta kekayaan masing-masing balongub-balonwagub, nantinya akan disampaikan KPU Sumsel dan KPU Palembang secara resmi, jika sudah dilakukan verifikasi,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PD Sumsel Sesalkan Pengerusakan Bendera di Riau

Palembang, BP Bagi Partai Demokrat (PD) sosialisasi melalui alat peraga kampanye (APK) seperti bendera, umbul-umbul dan spanduk sangat efektif dalam ...