Home / Olahraga / OCA Puji Kesiapan Palembang Jelang Asian Games

OCA Puji Kesiapan Palembang Jelang Asian Games

KUNJUNGAN: Rombongan Tim Badan Olahraga Asia OCA dan INASGOC saat melakukan kunjungan venue ke Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (13/1).

Palembang, BP–-Memasuki Games Year di tahun 2018, Dewan Olimpiade Asia (OCA) Coordination Committee Meeting (Coorcom) VIII yang digelar di Sheraton Hotel, Jakarta, Minggu (14/1/2018).
mempertajam pembahasan dan program aksi 16 poin penting yang berkaitan dengan pelaksanaan pesta olahraga bangsa Asia yang berlangsung 18 Agustus-2 September mendatang.
Menurut Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir pelaksanaan Coorcom di awal tahun ini sangat krusial karena rapat tak banyak lagi membahas rencana, namun sudah langsung menetapkan program aksi terhadap poin-poin yang memerlukan finalisasi.
“Mulai dari sports program yang langsung menentukan nomor pertandingan dan waktu pelaksanaan, lalu penetapan technical delegate, technical handbook, dan estimasi jumlah peserta, solusi transportasi untuk mempercepat pergerakan atlet dan ofisial dari athlete village ke competition venue, hingga Games Protocol,” ujarnya.
“Pada prinsipnya, OCA puas atas kesiapan Jakarta dan juga Palembang karena dari masukan terakhir yang disampaikan pada Coorcom VII, Agustus lalu, mereka sudah melihat kemajuan signifikan yang sudah dilakukan INASGOC, pemerintah pusat, dan juga pemerintah provinsi Sumatera Selatan,” tambah Erick.
Rapat OCA Coorcom VIII itu dihadiri para tokoh sentral OCA yang berkepentingan atas pelaksanaan Asian GAmes 2018. Mulai dari Vice President (honorary life) OCA, Wei Jizhong, Vice President OCA, Rita Subowo, Ketua OCA Coordination Committee, Tsunekatzu Takeda, Direktur Asian Games Department, Haider Farman, Direktur International & NOC Relations, Vinod Tiwari, dan Manajer Protocol Department, Mohammad Abdulhadi.
Selain empat poin di atas yang sudah diungkapkan Erick, rapat tersebut juga membahas update rencana pelaksanaan test event invitational tournament Februari nanti, perkembangan venue, pemasaran, penyiaran, promosi, IT, volunter, katering, medis dan antidoping, akreditasi, serta torch relay berikut upacara pembukaan dan penutupan Asian Games.
Sehari sebelum menggelar rapat di Jakarta, OCA juga mengunjungi Palembang untuk melihat perkembangan terkini dua venue yang mendekati tahap penyelesaian, venue menembak dan boling di Jakabaring Sport City, serta mengadakan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin di Griya Agung, Palembang, Sabtu (13/1/2018).
“Dalam pertemuan di Palembang, selain terpuaskan atas perkembangan yang saya lihat di kota tersebut dan juga Jakabaring Sport City, saya mendapat banyak informasi positif akan teknis operasional yang akan diterapkan. Mulai dari LRT yang akan selesai pada bulan Maret, serta penanganan siaran terhadap 11 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di kota itu,” ungkap Takeda.
Saat menyambut kunjungan OCA, Alex Noerdin kembali menegaskan bahwa kemajuan Palembang berada on the track untuk menuntaskan segala persiapan tepat waktu. Termasuk LRT yang akan selesai pada Maret serta butuh waktu tiga bulan untuk conditioning sebelum beroperasi penuh pada Juni, serta venue roller sport dan skateboard yang dijanjikan akan selesai pada bulan yang sama.
Dalam kesempatan kunjungan JSC Palembang, Chairman of OCA Mr. Tsunekazu Takeda dibuat terpukau dengan percepatan pembangunan berbagai venue yang terpusat di satu tempat.
“JSC is spesial place. So many sport venue in the same place intregrated. How i never seen it. Its very combined, and i’m very happy. (JSC adalah tempat spesial. Begitu banyak venue ilahraga di tempat yang sama dan terintegrasi. Semua saling melengkapi, dan saya sangat senang),” ujarnya Takeda.
Badan yang menaungi olahraga di Asia itu mengadakan inspeksi di beberapa venue, seperti stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Venue Shooting Range, kemudian Venue Dayung, Wisma Atlet hingga Bowling.
Ketika ditanya berapa skor yang diberikan oleh OCA untuk kota Palembang dibanding Jakarta, Takeda mulai bingung. Sebab, ia menilai kedua kota tuan rumah itu sama-sama berlomba-lomba mempersiapkan multievent olahraga empat tahunan tersebut.
“Saya tidak bisa menilai, namun skornya hampir 100 persen,” katanya.
Saat ini, venue yang ditinjau olehnya beserta pihak OCA sudah rampung 100 persen. Tinggal beberapa fasilitas dan sarana-prasarana yang harus dilengkapi mengacu pada sertifikasi masing-masing cabang olahraga.
Seperti halnya venue Voli Pantai. Walaupun telah 100 persen siap dan telah menyelenggarakan tes event, namun ada beberapa hal yang disoroti oleh Vice President OCA Wei Jizhong yang kebetulan ikut dalam rombongan.
Seperti dikatakannya, pasir yang ada di venue itu akan dibawa ke laboratorium di Kanada untuk diuji kembali. Sebab menurutnya pasir yang ada saat ini masih harus diuji agar sesuai dengan standar.
“Pasir itu menjaga keselamatan atlet. Untuk Asian Games, harus diperiksa apakah memenuhi standar asian games atau tidak. Jika tidak akan dicampurkan dengan pasir sesuai dengan yang telah diinstruksikan. Karena nanti yang main banyak atlet kelas internasional,” ujarnya.
Namun ia yakin jika pihak penyelenggara di Kota Palembang mampu memperbaiki hal seperti itu, sebelum pelaksanaan hajatan olahraga asia empat tahunan itu berjalan.
“Saya yakin itu selesai dengan baik. Kami tidak mau mencampuri, biarlah Palembang bekerja dan kami percaya itu,” pungkasnya. #sug
Baca:  Gubernur Ajak HDCI Sukseskan Asian Games
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Delegasikan 13 Atlet di Kejurnas Bali

  Palembang, BP Setelah melalui berbagai persiapan latihan hingga kompetisi seleksi daerah (selekda) akhirnya Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) ...